Trending 1 Di YouTube, Intip Lirik Dan Makna Lagu 'Ku Ingin Pisah' Oleh Nabila Taqqiyah

AKURAT.CO- Penyanyi Nabila Taqiyyah yang merupakan runner up Indonesian Idol musim ke-12 telah merilis lagu baru, "Ku Ingin Pisah."
Lagu yang ditulis oleh Ozan Ruz ini sedang menempati trending 1 musik YouTube Indonesia. Kerja keras Nabila dalam menyusun video klip ini akhirnya membuahkan hasil positif.
Tidak hanya itu, Nabila harus menjalani beberapa adegan yang cukup menantang, seperti mendorong mobil sebanyak 20 kali dan menghadapi beberapa adegan siraman air.
Ia juga terkesan dengan kepiawaian kru produksi dalam menciptakan adegan hujan buatan.
Lirik Lagu Ku Ingin Pisah- Nabila Taqiyyah
Sampai kapan ku harus menunggu
Kisah kita seperti yang dulu
Karena kini ku merasa sendiri
Aku tanya kapan ada waktu
Tak ku dengar sedikit jawabmu
Salahkah aku bila mulai meragu
Hanya pilu bukan lagi rindu dirimu
Ku Lelah, ku rasa cukup di sini
Kau berubah tak peduli
Dulu indah kini cinta pergi sudah
Ku menyerah, tak seperti dulu lagi
Habis air mata ini
Tapi maaf bila ku ingin pisah
T’lah ku coba semua cara
Untuk pertahankan kita
Tapi tak bisa semuanya kupaksa
Pergi janganlah kembali
Tapi maaf bila kuingin pisah
Ku lelah ku rasa cukup di sini
Kau berubah tak peduli
Dulu indah kini cinta pergi sudah
Ku menyerah tak seperti dulu lagi
Habis air mata ini
Tapi maaf bila ku ingin pisah
Tapi maaf bila ku ingin pisah
Makna Lagu Ku Ingin Pisah- Nabila Taqqiyah
Seperti yang terlihat dari judulnya, "Ku Ingin Pisah" mengisahkan tentang seseorang yang telah merasa kelelahan menjalani perjuangan secara seorang diri dalam hubungannya.
Keterbukaan mengenai arah hubungan mereka telah meredup dan satu-satunya hal yang nampak di ujung perjalanan adalah perpisahan.
Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang merasa lelah karena terus menerus berada dalam hubungan yang tidak jelas, di mana pasangannya telah mengalami perubahan dan tidak lagi menghargainya seperti dulu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







