Apa Itu Election Stress Disorder? Gejala Stres Akibat Berita Menjelang Pemilu

AKURAT.CO- Berita dan materi yang berkaitan dengan kegiatan politisi muncul secara rutin hampir setiap harinya.
Kegaduhan dalam dunia politik menjelang pemilihan presiden yang tak berhenti membuat banyak individu merasa khawatir.
Tidak jarang, kelompok-kelompok seperti keluarga, teman, dan komunitas mengalami perpecahan karena mendukung calon politik favorit masing-masing.
Situasi semacam ini dapat meningkatkan risiko stres yang disebabkan oleh pemilihan umum, yang dikenal dengan istilah election stress disorder.
Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (13/12/2023), berikut ini arti kondisi election stress disorder.
Apa sih election stress disorder?
Election Stress Disorder (ESD) adalah kondisi psikologis yang terjadi ketika seseorang mengalami stres terkait kebijakan politik, khususnya menjelang pemilihan umum (Pemilu).
Gejalanya mirip dengan gejala stres pada umumnya, termasuk kesulitan tidur, ketidakseimbangan, dan gangguan dalam keseharian.
Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental, serta berdampak pada anggota keluarga atau orang-orang terdekat.
Seseorang yang mengalami ESD mungkin merasa kecemasan luar biasa terkait pemilu, bahkan hingga membanjiri media sosial dengan komentar tentang kelelahan terhadap pemilu.
Penting untuk diingat bahwa ESD bukanlah diagnosis medis resmi, tetapi konsepnya nyata dan dapat memengaruhi individu secara signifikan.
Untuk mengatasi ESD, penting untuk menyadari potensi dampak negatif dari politik pada tubuh dan pikiran, serta menjaga keseimbangan emosional dan fisik selama periode politik yang menegangkan.
Selain itu, diharuskan juga untuk mencari dukungan dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatan mental dan fisik.
Menjaga keseimbangan, beristirahat yang cukup, dan menjauhkan diri dari konflik politik yang merugikan dapat membantu mengurangi dampak ESD
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






