Heboh Video Banser Bubarkan Pengajian Syafiq Riza Basalamah Secara Paksa di Surabaya, Ternyata Ini Penyebabnya!

AKURAT.CO Baru-baru ini, media sosial kembali diramaikan dengan viralnya video Barisan Ansor atau Banser Nahdatul Ulama (NU) yang membuat kericuhan di pengajian Syafiq Riza Basalamah.
Para Banser tersebut diduga membubarkan jemaah pengajian Syafiq Riza Basalamah di Masjid Assalam, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya, Jawa Timur, sambil mengamuk.
Dikutip dari unggahan video @PelatihT1dur, Jumat (23/2/2024), terlihat ketegangan terjadi di tengah kerumunan di dalam sebuah Masjid, yang diduga adalah Banser dengan jemaah pengajian Syafiq Riza Basalamah.
Baca Juga: Disambut Ribuan Kader Ansor Banser, Ketum Baru GP Ansor Addin Jauharudin Siap Dukung Pemilu Damai
Beberapa dari orang-orang tersebut ada yang berteriak-teriak, sementara yang lain mengenakan pakaian yang menyerupai atribut Banser.
“Kenapa Banser galak banget sama saudara seiman dan suka bubarin pengajian tapi sama saudara tak seiman ramah dan suka jagain tempat ibadahnya,” tulis akun tersebut.
Asyiqun, Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Gunung Anyar, menjelaskan bahwa keributan terjadi karena warga Nahdlatul Ulama (NU) setempat menolak rencana pengajian agama di Masjid Assalam.
Salah satu alasan penolakan tersebut karena disebabkan oleh kehadiran Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
Baca Juga: GP Ansor DKI Kerahkan Banser Kawal Sidang Mario Dandy Dan Shane Lukas
Beberapa jam sebelum pengajian dimulai, akhirnya pihak Kepolisian Sektor Gunung Anyar melakukan mediasi karena ditolak warga.
Pihak panitia dan perwakilan warga yang menolak, termasuk anggota Ansor, juga hadir dalam mediasi, dan membuat keputusan agar pengajian dibatalkan.
Namun ternyata, Asyiqun menyatakan bahwa pihak panitia tidak ingin dibatalkan dan ternyata tetap ingin mengadakan pengajian.
Masjid juga sudah dipenuhi dengan jemaah pengajian, sekitar 200 anggota Ansor dan Banser juga datang ke tempat pengajian.
Sebagian jemaah Ustaz Syafiq Riza Basalamah menentang kedatangan Banser, yang justru membuat konflik semakin panas.
Terjadihan kericuhan antara jemaah pengajian dengan Banser, yang akhirnya kegiatan pengajian di Masjid tersebut dibubarkan.
"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, jemaah rahimakumullah buat teman-teman yang udah di Masjid Salam. Ana berangkat tadi jam 1 udah nyampek sebelum maghrib dengan harapan bisa isi kajian. Tapi ternyata takdir Allah berkata lain. Maka ana mohon maaf atas ketidaknyamanan ini buat teman-teman semuanya," ujar sang Ustaz kepada pengikutnya di akun Instagram @syafiqrizabasalamah_official.
Baca Juga: GP Ansor Dan Banser Minta Polisi Tangkap Agnes Gracia
Melihat kericuhan yang terjadi, tentu saja menarik perhatian warganet dan beberapa orang menyebut bahwa berita tersebut hanya pengalihan saja dari isu pemilihan umum (Pemilu).
“Pengalihan isu pemilu… Tetap fokus guys,” tulis @noorahmadxxxx.
“Masih zaman bubar-bubaran kajian gini??” tanya @musthafaxxxx.
“Astagfirullah. Selama ini saya menonton ustadz Syafiq di YouTube tak pernah ada yang adu domba dan lain-lain. Aneh-aneh aja manusia zaman sekarang,” balas @saninaxxxx.
“Beliau salah satu ustadz yang berceramah dengan lembut masih dibilang penuh dengan ujaran kebencian dan adu domba? Bingung saya…” tulis @awaxx.
Itulah beberapa tanggapan warganet yang merasa bahwa kajian di Masjid tidak pantas untuk dibubarkan secara kasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








