Viral Kasus Pemerkosaan Beramai-ramai Terhadap Turis, Ternyata Ini 5 Alasan Tingkat Kekerasan Seksual Tinggi di India!

AKURAT.CO Tak heran mengetahui tingkat kekerasan seksual yang tinggi di India, karena baru-baru ini kembali terjadi kasus pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang turis asal Spanyol.
Banyak sekali alasan tingkat kekerasan seksual tinggi di India, melihat jumlah kasus laporan pemerkosaan di India pernah lebih dari 31 ribu di tahun 2022 silam.
India menjadi salah satu negara yang dikenal paling berbahaya di dunia bagi perempuan, karena tingkat kekerasan seksual tinggi di India terus mengalami peningkatan.
Mengutip berbagai sumber, Senin (4/3/2024), berikut ini alasan tingkat kekerasan seksual tinggi di India sulit untuk diatasi, bahkan selalu menjadi berita utama.
Alasan Tingkat Kekerasan Seksual Tinggi di India
1. Kurangnya keamanan untuk publik di India
Minimnya keamanan publik, membuat para perempuan India selalu waspada saat sedang sendirian di jalanan, tempat kerja, maupun di pasar.
Mereka biasanya tidak memiliki perlindungan di luar rumah, bahkan otoritas India menyatakan bahwa tempat-tempat umum di negara ini tidak aman bagi wanita, dan pemerkosaan massal terjadi di sebuah bus sudah sering terjadi.
2. Menyalahkan korban pemerkosaan
Para pengamat banyak yang mengatakan bahwa ketika pelecehan seksual terjadi di tempat umum, biasanya orang-orang yang melihat lebih memilih untuk diam, daripada mengintervensi, agar terhindar dari perselisihan.
Bahkan beberapa orang justru menyalahkan korban. Banyak orang yang membuat pernyataan meremehkan kasus pemerkosaan dan menjelek-jelekkan para pendukung korban.
Baca Juga: VIRAL Kronologi Lengkap Vlogger Spanyol Diperkosa 7 Orang di India, Dirampok Hingga Diancam Dibunuh
3. Korban tidak memiliki hak bicara
Jika terjadi pemerkosaan terhadap perempuan, seringkali tetua desa mendorong korban pemerkosaan untuk menyelesaikan masalah dengan berkompromi.
Korban akan diminta menghentikan tuntutan atau bahkan menikahi penyerang. Kurangnya hak bicara pada korban, membuat para pelaku tidak jera.
Selain itu, kemungkinan seorang gadis menikah akhirnya dianggap lebih penting daripada menuntut pelaku pemerkosa.
4. Kuatnya sistem patriarki
Kekerasan dalam rumah tangga sering terjadi di India karena memiliki sifat yang didominasi patriarki.
Sebuah studi menunjukkan bahwa suami memiliki peran besar dalam kehidupan rumah tangga. Posisi perempuan pekerja saja sering menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.
Apalagi dengan kondisi para perempuan yang kurang berkontribusi secara finansial dalam rumah tangga, semakin memperburuk kerentanan kekerasan seksual.
Baca Juga: Wanita Spanyol Alami Pelecehan Seksual saat Touring ke India Bersama Suaminya
Alasan utama rendahnya rasa peduli pada korban pemerkosaan di India adalah kemiskinan dan kurangnya pendidikan, yang menyebabkan ketidakberdayaan dan pelecehan perempuan.
5. Kurangnya keadilan untuk korban
Di India, korban pemerkosaan tidak hanya menghadapi stigmatisasi sosial, namun mereka juga menghadapi tantangan agar bisa mendapatkan keadilan di mata hukum.
Karena hukum di negara India sendiri lebih sering menyalahkan korban atas kesalahan mereka, yang justru membuat korban menambah rasa trauma.
Itulah beberapa alasan tingkat kekerasan seksual tinggi di India, bahkan sudah di tahap waspada bagi turis perempuan yang sedang wisata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









