VIRAL Kronologi Lengkap Kasus Amy BMJ, Anak Dibawa Paksa hingga Diselingkuhi Suami dengan Pendangdut TE

AKURAT.CO Viral di media sosial kasus Amy BMJ, WNA asal Korea Selatan yang anaknya dibawa kabur oleh sang suami bersama selingkuhannya padahal belum genap empat bulan sejak melahirkan.
Curhatan Amy BMJ di media sosialnya pun mengundang simpati warganet, karena ia secara terang-terangan mengungkapkan kisahnya dan meminta bantuan agar anaknya kembali.
Sosok Amy BMJ mengaku baru saja melahirkan anak keempatnya saat sang suami memutuskan untuk pisah namun tidak menceraikannya, ia dipaksa keluar dari rumahnya untuk pindah ke apartemen yang diketahui pernah ditempati oleh selingkuhan suaminya.
Baca Juga: VIRAL Kasus Amy BMJ WNA Korsel, Diselingkuhi Saat Melahirkan hingga Anaknya yang Dibawa Kabur
Suami Amy yang dibeberkan bernama Aden Wong merupakan seorang petinggi di perusahaan Dubai Port Indonesia berselingkuh dengan pendangdut Tisya Erni yang pernah terlibat kasus prostitusi.
Melalui sebuah utas yang diunggah di media sosial X oleh akun @amyinbattle pada Minggu (3/3/2024), Amy BMJ menceritakan kronologi kasus yang sedang dihadapinya.
Amy memperkenalkan dirinya sebagai seorang WNA Korea Selatan yang mempunya empat anak dan sedang tinggal di Indonesia.
Dalam ceritanya, tiga minggu sebelum melahirkan, sang suami Aden Wong memberi tahunya bahwa pernikahan mereka yang berumur 16 tahun sudah selesai.
"Saya menikah selama 16 tahun. Saya mengetahui bahwa suami saya berselingkuh dengan seorang wanita yang dia ceritakan adalah PA-nya ketika saya melahirkan anak saya yang ke-4 sendirian," tulisnya dikutip Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Sosok Amy BMJ Beberkan Identitas Suami dan Selingkuhannya, Diduga Pernah Terjerat Kasus Prositusi
Aden Wong lantas menyuruh Amy untuk meninggalkan rumah setelah melahirkan sebab ragu apakah bayi itu adalah anak mereka berdua.
Hingga pada November 2023 atau satu bulan setelah melahirkan, Amy dan bayinya di usir tanpa diceraikan oleh sang suami dari rumah yang juga ditempati oleh anak-anaknya dan mertuanya dengan pindah ke apartemen yang diketahui pernah ditempati oleh TE.
Kemudian pada 21 Januari 2024, Aden Wong mengatakan ingin melihat bayinya dan akan mengantarkan dua orang anak mereka lainnyal. Tetapi yang hadir hanya ibu mertuanya tanpa membawa anak Amy lainnya.
Tidak terduga, bayi Amy lalu dibawah oleh mertuanya dan hingga saat ini tidak juga dikembalikan kepadanya, bahkan Amy juga tidak diperbolehkan untuk bertemu bayinya yang masih menyusui.
"Saya tidak tahu di mana anak-anak saya dan bagaimana kondisinya. Dia tidak lagi menyekolahkan semua anak saya dan memblokir saya dari telepon anak saya. Ketika saya bertanya kepada suami saya tentang anak-anak saya, dia tidak pernah memberi tahu saya,” curhat Amy.
Sampai tanggal 1 Maret kemarin, Amy akhirnya pergi ke rumah sakit di mana Aden Wong dan Tisya Erni membawa anak pertama dan bayinya untuk vaksinasi, akan tetapi Aden menghentikan tindakan Amy yang ingin mengambil bayinya.
Baca Juga: Sinopsis Film Badarawuhi di Desa Penari, Kisah Masa Lalu Perempuan yang Menjadi Siluman Ular
"Selingkuhannya menolak memberikan bayi saya dan mencoba melarikan diri bersama bayi saya. Suami saya menolak pergi ke kantor polisi untuk menyelesaikan masalah ini, ia tidak mengizinkan saya menyusui bayi saya di rumah sakit karena kami sudah berada di rumah sakit selama hampir 7 jam," kata Amy.
"Polisi di dekat rumah sakit datang dan tidak bisa berbuat banyak. Pengacara, manajemen rumah sakit dan polisi mencoba meyakinkan dia untuk membicarakannya atau setidaknya membiarkan saya memberi makan bayi saya, tapi dia menolak semuanya.
Setelah 7 jam dan banyak orang mencoba meyakinkannya, saya hanya bisa melihat bayi saya. Dia menggendong bayiku, dengan meja di antara kami dan hanya memberiku waktu 5 menit untuk melihat bayiku sendiri," ungkapnya.
Dalam video pendeknya, Amy mengatakan bahwa ia meminta bantuan kepada masyarakat Indoneisa untuk anaknya agar kembali dan memohon kepada suaminya agar menceraikannya dengan cara yang baik.
Sang suami, menurut Amy, merupakan petinggi perusahaan di Indonesia sementara dirinya bukanlah siapa-siapa.
Baca Juga: Prancis Terbuka: 13 Wakil Indonesia Siap Tampil di Hari Kedua, Didominasi Ganda Putra
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









