VIRAL Polisi Gadungan Tipu Gadis Bandung Hingga Ratusan Juta, Diringkus Pakai Atribut Lengkap

AKURAT.CO Baru-baru ini, media sosial tengah dihebohkan dengan kasus penipuan yang melibatkan seorang polisi gadungan bernama David Heydar Pratama (26). Ia melakukan penipuan kepada gadis bandung yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Diketahui, David menyamar sebagai seorang polisi untuk memperdaya korbannya. Awalnya dia memijam uang kepada korban sebesar Rp40 juta karena mengaku terlibat masalah dengan sidang kode etik.
Tak sampai disitu, pelaku meminjam kembali kepada korban sebesar Rp90 juta. Merasa simpati, korban kemudian memberikan kembali uang yang dimilikinya dengan cara menggunakan surat kendaraannya sebagai jaminan.
Setelah peminjaman kedua, David tidak dapat dihubungin kembali sehingga korban melaporkan ke Polsek Regol. Tak butuh waktu lama, David berhasil diringkus oleh tim Polsek Regol pada Senin (4/3/2024) sekitar pukul 23.00 dalam salah satu kamar kos di Jalan Kanayakan Dago, Kota Bandung.
Ketika dibawa ke Polsek Regol, pria tersebut mengenakan seragam polisi lengkap dengan semua atributnya. Sepanjang perjalanan dari keluar mobil hingga masuk ke dalam gedung kantor, dia terus menundukkan kepala.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Bandung Kombes Budi Sartono mengungkapkan bahwa pelaku yang menyamar sebagai polisi itu mencari korbannya melalui aplikasi kencan online.
Ketika berinteraksi dengan korban, David mengaku sebagai Atenus Felix, berpangkat AKP, dan berasal dari Bareskrim Polri.
Berdasarkan hasil investigasi, David kerap kali mengenakan seragam polisi dalam melaksanakan kegiatannya. Pada saat berpakaian seperti preman, ia selalu meletakkan pin reserse di baju dan membawa walkie-talkie.
Hal ini dilakukan pelaku untuk meyakinkan korban bahwa dirinya adalah seorang polisi. Korban juga dijanjikan akan dinikahi oleh polisi gadungan tersebut.
"Selama berhubungan pelaku sering meminta bantuan uang dengan alasan menyelesaikan permasalahan yang sedang di hadapi pelaku," ucapnya.
Gadis Bandung ini akhirnya mengalami kerugian total sebesar Rp 165 juta akibat tindakan penipuan. Dana hasil penipuan tersebut digunakan oleh pelaku untuk membiayai gaya hidupnya.
Berdasarkan penyelidikan, pelaku memperoleh atribut kepolisian tersebut melalui transaksi di toko online.
"Memang atributnya cukup lengkap, apakah yang bersangkutan ada keluarga atau teman polisi masih kita dalami. Sementara ini melakukan sendiri dengan niat sendiri," ucapnya.
Polisi juga mendalami penipu tersebut ternyata pernah beraksi di Sukabumi.
"Ternyata pernah di Sukabumi, nanti kita cek Polres Sukabumi apakah ada laporan," ucapnya.
Dari kamar kosnya, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk seragam polisi lengkap dengan atributnya, rompi hitam, kaos bertuliskan polisi, pin reserse, walkie-talkie, korek dengan bentuk menyerupai senjata api, kartu kredit, dan bukti percakapan antara korban dan pelaku.
Akibat perbuatannya tersebut, tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, yang dapat mengakibatkan hukuman penjara selama kurang lebih 4 tahun.
Baca Juga: Amankan Demonstrasi Hari Ini, Polisi Turunkan 1.489 Personel Gabungan di Depan Gedung DPR
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









