Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Bocah SD di Cirebon Diduga Depresi Usai Ponsel Hasil Beli Sendiri Dijual Ibunya, Netizen: Dia Sedih, Bukan Kecanduan!

Rahmat Ghafur | 14 Mei 2024, 15:55 WIB
Viral Bocah SD di Cirebon Diduga Depresi Usai Ponsel Hasil Beli Sendiri Dijual Ibunya, Netizen: Dia Sedih, Bukan Kecanduan!

 

AKURAT.CO Seorang bocah SD di Cirebon diduga mengalami depresi usai ponselnya dijual oleh sang ibu. Kasus ini menjadi viral usai beredar video yang memperlihatkan bocah SD tersebut sedang mengamuk hingga memukuli dirinya sendiri.

Bocah SD berinisial ARP (13) di Cirebon itu diduga depresi setelah ponselnya yang dibeli dengan uang tabungannya sendiri dijual oleh sang ibu karena desakan ekonomi.

Baca Juga: Viral! Beredar Video Detik-detik Balon Udara Berisi Petasan Meledak di Ponorogo, Empat Remaja Luka-luka

Dari kejadian tersebut, ARP diduga mengalami depresi berat hingga memilih untuk tidak sekolah lagi sejak Agustus 2023 lalu.

“Dia berhenti sekolah pas naik kelas 6 SD,” ucap Siti Anita selaku ibu ARP, dikutip pada Selasa (14/5/2024).

Ibu ARP terpaksa menjual ponsel anaknya karena benturan ekonomi. Meskipun, ia mengetahui bahwa ponsel tersebut dibeli oleh ARP dari hasil menabungnya sendiri.

Sebelum menjual ponsel tersebut, ibu ARP telah meminta izin kepada anaknya dan berjanji akan membeli ponsel yang baru apabila mendapatkan rezeki.

Namun, ARP justru memendam kesedihan sendiri sehingga membuat ARP kehilangan ketenangan dan menjadi depresi.

Tak sampai disitu, ARP juga sering melarikan diri dari rumah, membuat ibunya yang merawatnya seorang diri menjadi kewalahan dan panik.

“Awalnya sih sering ngelamun, karena saya merawat tiga anak jadi gak bisa mantau. Dia sering ngamuk karena HP-nya saya jual. Sebenarnya, anaknya tidak nakal. Tapi mungkin kesel HP-nya saya jual,” ujarnya.

Peristiwa ini tentu saja mengundang banyak perhatian mulai dari netizen hingga Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Cirebon pun mencoba mendatangi rumah ARP di Kampung Gunung Sari Bedeng, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi untuk memberikan pendampingan khusus kepada ARP.

"Untuk saat ini yang terpenting adalah kondisi ARP, semoga semakin membaik, kita terus lakukan pendampingan juga dari rumah sakit," kata Pj Wali Kota Cirebon, Agus Mulyadi.

Sementara itu, Staf Kementerian Sekretariat Negara RI, Puput Hariadi, menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Presiden RI kepada ARP mencakup biaya pendidikan dan peralatan sekolah.

Di sisi lain, netizen pun ikut memberikan komentar terkait kasus ini. Banyak yang merasa prihatin dengan kondisi bocah tersebut.

"Si adek bukan depresi karena kecanduan hape seperti yg dikatakan orang2 diakun sebelah,tapi lebih karena kesedihan akibat barang hasil jerih payah dia hilang begitu aja,padahal HP nya ga cuma buat main game doang,tapi untuk belajar seperti saat pandemi dulu," tutur akun @faleymc_99.

"Anak sekecil itu berkelahi dengan ekonomi orang tu," tulis akun @moonblue_.

"Dia sedih... bukan kecanduan yaaa," kata akun @iceberg_iba.

"Percaya deh ngejual barang yg kita punya itu titik terendah bangettt gw yakin ibunya pun berpikir berulang kali untuk menjual hp anaknya. Sehat" buat siapapun yg sedang berjuang diluar sana, semangat dan jangan menyerah. percayalah Tuhan melihat kita dan telah mengaturkan takdir terbaik menurutNya," sambung akun @badascucmeyy.

Baca Juga: Heboh! Pasangan Sesama Jenis Berbuat Mesum di Masjid Sumbar, Terungkap Gara-gara Ini...

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D