Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Guru Keluhkan Banyak Siswa SMP yang Belum Mampu Membaca: Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja...

Rahmat Ghafur | 2 Agustus 2024, 15:33 WIB
Viral Guru Keluhkan Banyak Siswa SMP yang Belum Mampu Membaca: Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja...

AKURAT.CO Seorang guru SMP baru-baru ini mengungkapkan fakta mengejutkan tentang kemampuan baca tulis siswa didiknya.

Melalui akun media sosialnya, guru tersebut keluhan banyak siswa SMP yang belum mampu membaca dengan lancar.

Baca Juga: Viral Kerangka Ibu dan Anak di Bandung, Apa Hukum Bunuh Diri dan Menulis Wasiat di Sembarang Tempat?

"Indonesia sedang tidak baik-baik saja, anak SMP banyak yang ngga bisa baca dan ngga tau huruf," tulis akun TikTok @sarah_2293, dikutip Jumat (2/8/2024).

Selain itu, guru SMP tersebut juga menyatakan bahwa siswa yang belum bisa membaca menjadi beban tambahan bagi guru dalam proses pengajaran.

"Akhirnya guru SMP mendapat tugas tambahan di luar jam ngajar harus ngajar siswa/i membaca," katanya.

Ia pun mengimbau para orang tua untuk lebih peka terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.

Mengingat pelajaran di tingkat SMP cukup menantang, siswa yang belum bisa membaca dengan lancar akan mengalami kesulitan.

"Tolong dong orang tua siswa harus peka sama anak sendiri, pelajaran SMP itu udah lumayan tinggi masa harus ngajari anaknya dari huruf A-Z lagi," ujar Sarah.

Sarah juga menyampaikan pesan kepada para guru SD agar lebih fokus dalam mengajarkan siswanya kemampuan membaca.

"Guru-guru SD juga tolong dong ajarkan mereka huruf. Kok bisa tamat SD, tidak tau huruf dan tidak bisa membaca. Kalau 1-2 siswa mungkin maklum, lah ini 30-an siswa gak bisa baca," tegasnya.

Curhatan guru tersebut langsung viral dan menuai beragam komentar dari netizen. Banyak yang merasa terkejut dan prihatin dengan kondisi pendidikan di Indonesia.

Netizen juga menyoroti berbagai faktor yang mungkin menjadi penyebab masalah ini, mulai dari kurangnya perhatian orang tua, kualitas pengajaran yang kurang baik, hingga kurikulum yang terlalu padat.

"Ingaaat, kurikulum merdeka.. Jadi siswa diberikan kemerdekaan buat belajar tanpa paksaan.. Giliran bgni yg disalahin gurunya lagi," tutur netizen.

"Guru nya takut mengajar dengan nada keras. Takut si murid nangis terus lapor ke ortu dan si guru takut di laporin polisi. Karna tindak kekerasan. Emmm anak nya mau pintr tpi gk mau di tegur ya gini akibat nya sampe gk bisa baca," sambung netizen lain.

"Korban kurikulum sering di ganti2 , guru di bebani laporan setumpuk gunung, NGAJAR MURID 25% LAPORAN Kurikulum 75% wkwkwkkw guru gajinya gak seberapa, murid di kerasin supaya pintar malah guru di laporkan wkwkwkwk harus di fikir dr berbagai aspek," jelas warganet.

Di sisi lain, video tersebut kini telah dihapus oleh pemilik akun karena mendapat teguran dari sejumlah masyarakat.

"Videonya viral jadi ribut. Intinya saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa. Saya mau anak Indonesia pintar. Jangan membahas anak-anak yang ‘lambat’ (dalam mencerna pelajaran), tapi ini anak normal," ungkap Sarah.

Baca Juga: Ternyata Ini Gandengan El Rumi di Pernikahan Thariq dan Aaliyah, Netizen Auto Heboh!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D