Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Tagar Kami Bersama Sukatani, Apa Arti dari Seruan Angka 1312 yang Kini Banyak Beredar di Medsos?

Shalli Syartiqa | 21 Februari 2025, 15:10 WIB
Viral Tagar Kami Bersama Sukatani, Apa Arti dari Seruan Angka 1312 yang Kini Banyak Beredar di Medsos?

AKURAT.CO Belakangan ini, tagar Kami Bersama Sukatani menjadi viral di media sosial, diikuti dengan seruan angka 1312 yang membuat banyak netizen bertanya-tanya.

Apa sebenarnya arti dari angka 1312 ini, dan mengapa tagar tersebut begitu ramai digunakan?.

Sehubungan dengan itu, berikut makna di balik angka 1312 dan hubungannya dengan dukungan terhadap band Sukatani.

#KamiBersamaSukatani: Bentuk Dukungan untuk Band Punk

Tagar Kami Bersama Sukatani muncul sebagai bentuk dukungan publik terhadap band punk asal Purbalingga, Sukatani.

Dukungan ini mengalir setelah band tersebut menyampaikan permintaan maaf kepada institusi kepolisian terkait lagu mereka yang berjudul “Bayar Bayar Bayar”.

Sukatani juga memutuskan untuk menarik lagu tersebut dari berbagai platform musik.

Mengungkap Makna Seruan Angka 1312

Angka 1312 yang menyertai tagar #KamiBersamaSukatani bukanlah sekadar angka biasa.

Kode numerik ini merupakan representasi dari akronim "ACAB," yang merupakan singkatan dari "All Cops Are Bastards".

Dalam representasi ini, angka 1 melambangkan huruf A, angka 3 melambangkan huruf C, angka 1 kembali melambangkan huruf A, dan angka 2 melambangkan huruf B.

Akronim ACAB memiliki sejarah panjang dan kerap digunakan sebagai bentuk perlawanan terhadap penindasan oleh aparat kepolisian.

Sejarah Seruan Angka 1312

Frasa ini diperkirakan muncul pertama kali di Inggris pada tahun 1920-an dan dipopulerkan oleh para pekerja yang melakukan aksi mogok pada tahun 1940-an.

Pada tahun 1970-an, istilah ini bahkan ditemukan sebagai tato di penjara dan menjadi judul berita di Daily Mirror.

Angka 1312 dan akronim ACAB sering muncul dalam aksi demonstrasi di berbagai negara sebagai bentuk ekspresi ketidakpuasan terhadap tindakan aparat kepolisian.

Isu kekerasan aparat, terutama yang berlatar belakang rasisme, menjadi salah satu pemicu utama penggunaan kode ini.

Dalam perkembangannya, ACAB juga merambah dunia hiburan melalui film dan lagu.

Di Indonesia, penggunaan angka 1312 dan akronim ACAB kini semakin marak di media sosial sebagai bentuk ekspresi atas ketidakpuasan terhadap aparat kepolisian dan pemerintahan.

Hal ini terlihat jelas dalam dukungan terhadap band Sukatani, di mana netizen menyuarakan pendapat mereka dengan menyertakan angka 1312 dalam tagar Kami Bersama Sukatani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.