Resmi Pamit! Doraemon Tak Lagi Tayang di TV Nasional Setelah 35 Tahun, Ini Alasannya

AKURAT.CO Setelah menemani jutaan anak Indonesia selama 35 tahun, serial animasi legendaris Doraemon resmi pamit dari layar kaca televisi nasional.
Pengumuman ini sontak mengejutkan banyak pihak dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Simak alasan di balik berhentinya penayangan Doraemon, serta kilas balik perjalanan panjang robot kucing biru ini di Indonesia.
Pamitnya Doraemon dari Layar Kaca Nasional
Serial animasi legendaris Doraemon resmi tidak lagi tayang di RCTI sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, setelah 35 tahun menemani pemirsa Indonesia.
Kabar ini mengakhiri sebuah era, di mana Doraemon telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual Minggu pagi bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Hilangnya Doraemon dari jadwal siaran ini menandai pertama kalinya robot kucing dari masa depan itu absen dari jadwal siaran RCTI setelah sekian lama.
Perjalanan Panjang Doraemon di Indonesia
Doraemon pertama kali menyapa penonton Indonesia pada tahun 1979 melalui TVRI, sebelum akhirnya menemukan rumahnya di RCTI sejak Desember 1990.
Sejak saat itu, setiap Minggu pagi, petualangan Nobita, Doraemon, Shizuka, Giant, dan Suneo menjadi bagian tak terpisahkan dari masa kecil banyak generasi.
Kisah tentang robot kucing yang dikirim dari masa depan untuk membantu seorang anak laki-laki yang malas dan ceroboh bukan hanya sekadar tontonan.
Doraemon mengajarkan tentang persahabatan, keberanian, dan harapan, dengan alat-alat canggih seperti baling-baling bambu dan pintu ke mana saja menjadi simbol imajinasi tanpa batas yang menemani anak-anak Indonesia tumbuh.
Alasan di Balik Berhentinya Penayangan Doraemon
Hingga saat ini, pihak RCTI belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai alasan di balik berhentinya penayangan serial Doraemon.
Namun, bagi banyak orang, hilangnya Doraemon dari jadwal siaran sudah cukup menjadi penanda akhir dari sebuah tradisi yang telah berlangsung selama 35 tahun.
Berhentinya penayangan Doraemon ini telah memicu spekulasi bahwa serial tersebut berpotensi pindah ke stasiun televisi lain atau platform streaming.
Spekulasi ini diperkuat dengan adanya informasi bahwa beberapa pengisi suara yang terlibat dalam versi bahasa Indonesia mengonfirmasi bahwa proses sulih suara untuk episode-episode baru sebenarnya telah selesai dikerjakan.
Hal ini menimbulkan harapan bahwa Doraemon dapat kembali hadir melalui platform yang berbeda, membuka babak baru bagi petualangan robot kucing biru ini di era modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




