Akurat
Pemprov Sumsel

Lakukan 7 Amalan Ini Agar Pahala Terus Mengalir Setelah Kematian, Lengkap Dengan Dalil Al-Quran Dan Hadisnya

User Migras | 8 November 2023, 05:09 WIB
Lakukan 7 Amalan Ini Agar Pahala Terus Mengalir Setelah Kematian, Lengkap Dengan Dalil Al-Quran Dan Hadisnya

AKURAT.CO Dalam ajaran Islam, ada beberapa amalan wajib mau pun sunah yang pahalanya akan terus mengalir meski orang tersebut telah meninggal dunia. Amalan ini dikenal dengan istilah amalan jariyah.

Amalan jariyah merupakan amalan baik yang dapat mendatangkan pahala bagi yang melakukannya, dan tidak akan terputus pahalanya walaupun orang yang melakukan amalan tersebut meninggal dunia.

Berkaitan dengan amalan yang tidak pernah terputus pahalanya sudah dijelaskan di beberapa hadis Rasulullah SAW, salah satu hadis yang menjelaskannya ialah sebagai berikut:

Artinya: “Apabila anak Adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya darinya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah, jariyah (sedekah yang pahalanya terus mengalir), ilmu yang bermanfaat, atau anak-anak saleh yang selalu mendoakannya.” (HR. Muslim No. 1631).

Baca Juga: Piala Dunia U-17: Latihan Di Kompleks GBK, Brasil Tak Ingin Terbebani Status Juara Bertahan

Selain amalan jariyah yang disebutkan dalam hadis Rasulullah di atas, ada beberapa amalan lain yang jika dikerjakan akan mengalir terus pahalanya meskipun sudah meninggal dunia.

Adapun amalan-amalan tersebut adalah sebagai berikut sebagaimana dikutip dari berbagai sumber pada Selasa (7/11/2023).

7 Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian

1. Orang yang mengajarkan ilmu

Orang yang melakukan amalan jariyah berupa mengajarkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan atau pun ilmu agama, pasti akan mendapatkan pahala yang terus mengalir walaupun dirinya telah meninggal dunia.

Kenapa demikian? Karena ilmu yang telah diajarkan semasa hidupnya akan terus dipelajari dan disebarkan oleh murid-muridnya, atau orang yang pernah diajarkannya. Berkaitan dengan ini sudah dijelaskan oleh Allah SWT melalui dalil Al-Quran dan juga hadis Rasulullah SAW. 

 يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَـٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَـٰتٍۢ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌۭ ١١

Artinya; “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadilah ayat 11).

Baca Juga: Okie Agustina Kecewa Berat, Suami Selingkuh, Benar?

Dari Ustman bin Affan ia berkata, Nabi SAW bersabda: “Orang yang paling utama di antara kalian adalah seseorang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari No. 4640).

Dalam redaksi hadis lain juga dijelaskan mengenai keutamaan, amalan menyebarkan ilmu yang pahalanya akan terus mengalir walaupun telah meninggal dunia. 

“Siapa orang yang menunjukkan kebaikan, maka baginya pahala seperti orang yang melakukannya.” (HR. Tirmidzi dari sahabat Abi Mas’ud ra.).

2. Amalan yang berkaitan dengan membantu mengalirkan air sungai atau sumur untuk kebutuhan orang banyak.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada sedekah yang pahalanya lebih besar dari sekedar air.” (HR. Baihaqi).

Dalam hadis lain juga dijelaskan mengenai amalan sedekah air yaitu: “Sebaik-baik sedekah adalah sedekah air.” (HR. Ahmad dan Al Albani dalam Shahihul Jami’).

3. Menanam pohon, ini termasuk amalan jariyah yang pahalanya terus mengalir walaupun orang yang menanam pohon tersebut meninggal dunia.

Dijelaskan melalui dalil Al-Quran surah Al-A’raf ayat 56 tentang larangan melakukan kerusakan di bumi, oleh sebab itu jagalah lingkungan yang salah satu caranya dengan menanam pohon.

وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَـٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًۭا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌۭ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ ٥٦

Artinya: “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.”

Baca Juga: 10 Daftar Lagu Nasional Untuk Hari Pahlawan, Paling Populer Dinyanyikan Saat 10 November

Di sisi lain, amalan menanam pohon juga dijelaskan melalui hadis Rasulullah SAW berikut; 

“Dari sahabat Anas ra, Rasulullah bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon atau menebar bibit tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh burung atau manusia, melainkan ia akan bernilai sedekah bagi penanamnya.” (HR. Bukhari, Muslim, dan At-Tirmidzi)

Dalam hadis lain juga menjelaskan tentang pahala menanam pohon itu akan terus ada selama masih hidup atau pun setelah meninggal dunia.

“Dari sahabat Muadz bin Anas ra, Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa saja yang mendirikan bangunan atau menanam pohon tanpa kezaliman dan melewati batas, niscaya itu akan bernilai pahala yang mengalir selama bermanfaat bagi makhluk Allah bersifat rahman.” (HR. Ahmad).

4. Membangun Masjid, sekolah atau tempat yang dridhoi Allah SWT,  juga menjadi amalan yang pahalanya akan terus mengalir hingga orang yang melakukan amalan ini meninggal dunia.

Dari Jabir bin Abdillah radiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah No. 738. Al-Hafizh Abu Thahir).

Dalam hadis Ibnu Majah juga dijelaskan; Rasulullah SAW bersabda, “Pahala amalan dan kebaikan yang bakal menghampiri seorang mukmin sepeninggalannya beliau menyebutkan di antaranya; (yakni) mushaf yang ia tinggalkan, masjid yang ia bangun.

 Rumah untuk orang yang dalam perjalanan yang ia bangun, sungai yang ia alirkan, atau sedekah yang ia keluarkan dari hartanya di kala sehat dan hidupnya, maka ia akan menghampirinya sepeninggalannya.” (HR. Ibnu Majah 1/88, No. 242).

5. Amalan mewariskan mushaf Al-Quran.

6. Senantiasa bersedekah saat sehat.

Amalan mewariskan Al-Quran dan bersedekah terus pada saat seseorang sehat, menjadi amalan jariyah yang tak akan pernah terputus pahalanya meskipun setelah kematian.

Berkaitan dengan hal ini sudah dijelaskan melalui hadis berikut, yang redaksinya masih sama dengan beberapa hadis di atas. 

"Sesungguhnya termasuk amalan dan kebaikan orang mukmin yang masih mengalir pasca kematiannya adalah ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, atau anak shalih yang ditinggalkannya, atau mushaf Al-Quran yang diwariskannya, atau masjid yang dibangunnya, atau rumah singgah bagi para musafir yang dibangunnya, atau sungai yang dialirkannya, atau sedekah yang dikeluarkan dari hartanya saat sehatnya dan di masa hidupnya, (semua itu) masih mengalir kepadanya pasca kematiannya." (HR. Ibnu Majah; Shahih at-Targhib). 

7. Anak yang memintakan (berdoa) ampunan untuknya setelah kematian.

Mendoakan orang tua bagi anak adalah amalan yang menunjukkan bahwa orang tua telah berhasil mendidik anaknya, menjadi seorang yang saleh.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Kegiatan Untuk Merayakan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2023 Di Sekolah

Sehingga apa yang anaknya doakan, dan lakukan untuk orang tuanya pasti akan mengalirkan pahala bagi kedua orang tuanya walaupun mereka sudah meninggal dunia.

وَٱخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًۭا ٢٤

Artinya: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, "Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil." (QS. Al-Isra ayat 24).

Kemudian, dalam hadis Rasulullah SAW juga dijelaskan mengenai amalan yang dilakukan oleh seorang anak untuk orang tuanya yang telah meninggal dunia, hadisnya yaitu: 

"Ibuku mati mendadak, sementara beliau belum berwasiat. Saya yakin, andaikan beliau sempat berbicara, beliau akan bersedekah. Apakah beliau akan mendapat aliran pahala, jika saya bersedekah atas nama beliau?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Ya. Bersedekahlah atas nama ibumu." (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Demikianlah tujuh amalan yang jika dilakukan, akan mendatangkan pahala yang terus mengalir meskipun setelah meninggal dunia. 

Oleh sebab itu, lakukanlah amalan-amalan yang sudah dijelaskan di atas sebagai bekal pertimbangan di Padang Mahsyar di akhirat kelak.[] 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.