Ramai Soal Penyebaran Nyamuk Wolbachia, Berikut Ini Keistimewaannya Dalam Al-Quran

AKURAT.CO, Nyamuk Wolbachia adalah jenis bakteri yang hidup dalam tubuh serangga, termasuk juga dalam tubuh nyamuk. Jenis bakteri Wolbachia ini berfungsi untuk menekan replica virus dengue, zika, dan chikungnya pada tubuh nyamuk ‘Aedes Aegypti’.
Berkaitan dengan nyamuk Wolbachia, akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan sebab akan dilakukan program uji coba penyebaran nyamuk ini di beberapa daerah, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT), Botang, Kalimantan Timur, Semarang, Jawa Tengah, dan Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Lalu, apakah nyamuk disebut dalam Al-Quran? Berikut ini keistimewaan nyamuk yang sudah disebutkan dalam Al-Quran. Sebagaimana hal ini telah dikutip dari berbagai sumber pada Senin (27/11/2023).
Baca Juga: Tafsir Mimpi: Bertemu Kucing Dalam Mimpi Dapat Jadi Pertanda Baik Atau Buruk
Keistimewaan Nyamuk Dalam Al-Quran
Nyamuk jika dilihat dengan alat pembesar, maka hewan ini memiliki seratus mata yang berbentuk seperti sarang lebah, mulutnya terdapat 48 gigi, di dadanya ada 3 jantung; yakni jantung utama, dan dua jantung untuk setiap sayapnya serta dua jantung memiliki dua telinga, perut dan dua katup.
Berkaitan dengan keagungan Allah dalam Al-Quran itu ditunjukan melalui ayat yang menyebutkan persoalan nyamuk. Adapun ayat tersebut ialah termaktub dalam surah Al-Baqarah ayat 26 yaitu:
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَسْتَحْىِۦٓ أَن يَضْرِبَ مَثَلًۭا مَّا بَعُوضَةًۭ فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۖ وَأَمَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَيَقُولُونَ مَاذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِهَـٰذَا مَثَلًۭا ۘ يُضِلُّ بِهِۦ كَثِيرًۭا وَيَهْدِى بِهِۦ كَثِيرًۭا ۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِۦٓ إِلَّا ٱلْفَـٰسِقِينَ ٢٦
Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, “Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?” Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang dibiarkan-Nya sesat, dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik.”
Selain itu, nyamuk juga dijelaskan keistimewaannya diciptakan sebagai perumpamaan dalam hadis Rasulullah SAW berikut ini:
“Seandainya dunia ini bagi Allah seperti sayap seekor nyamuk, tentu Dia tidak akan memberikan minuman kepada orang kafir walau hanya setetes air.” (HR. At-Tirmidzi).
Dalam tafsir Al Jalalain disebutkan bahwa Allah menciptakan nyamuk sebagai perumpamaan, atau bahkan ada yang lebih kecil dari nyamuk. Allah menciptakan nyamuk sebagai perumpamaan karena terdapat hikmah di dalamnya.
Kemudian dalam tafsir Ibnu Katsir yang mengutip dari As-Suddi sahabat Ibnu Abbas, Murrah, Ibnu Mas’ud dan sejumlah sahabat lainnya mengatakan bahwa Allah membuat dua perumpamaan orang munafik pada surah Al-Baqarah ayat 17 dan 19, orang-orang munafik menjawab, “Allah lebih tinggi dan lebih mulia dari sekedar membuat contoh seperti itu.” Allah kemudian menurunkan surah Al-Baqarah ayat 26 dan ayat 27.
Dalam tafsir Ma’alimut Tanzil karya Imam Al-Baghowi disebutkan bahwa surah Al-Baqarah ayat 26 turun ketika Allah mengangkat lalat dan laba-laba sebagai perumpamaan. Dan hal ini termaktub dalam surah Al-Hajj ayat 73 dan surah Al-Ankabut ayat 41.
Merespon dua hewan tersebut, umat yahudi di Madinah pun meremehkannya. “Apa maksud Allah dengan perumpamaan hina seperti ini.” Mereka yang merespon hewan yang dicontohkan Allah adalah kaum musyrikin Makah. Mereka mengatakan, “Kami tidak akan menyembah tuhan yang menyebut hewan sebagai perumpamaan.
Berkaitan dengan hal inilah, Allah kemudian menurunkan surah Al-Baqarah ayat 26. Ia tidak enggan membuat contoh demikian. Ia juga tidak malu atas contoh tersebut, padahal yang demikian merupakan keagungan dan ketetapan Allah SWT.
Dari uraian di atas, itu dapat dikatakan bahwa nyamuk memiliki keistimewaan dalam Al-Quran sebagai sebuah perumpamaan.
Yang mana Allah mengatakan melalui hadis Rasulullah bahwa dunia ini tidaklah sebesar sayap nyamuk sehingga Dia tidak akan memberikan minuman setetes pun kepada orang-orang yang kafir.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






