In Memoriam: Lisa Rumbewas, Pelopor Tradisi Medali Angkat Besi Indonesia di Olimpiade

AKURAT.CO, Sydney, Australia, 17 September 2000. Raema Lisa Rumbewas baru sepekan lalu melalui ulang tahunnya yang ke-20 dan bersiap untuk aksi yang kelak bakal menjadi sejarah bagi Indonesia.
Ya, itulah momen ketika Lisa Rumbewas mempersembahkan medali pertama untuk Indonesia di cabang angkat besi olimpiade. Di Olimpiade Sydney 2000, Lisa menyumbangkan perak nomor 48 kilogram putri.
Lewat momen itu, Lisa Rumbewas telah membuka jalan untuk tradisi medali dari cabang angkat besi Indonesia di olimpiade. Sejak Sidney 2000, Indonesia tak pernah absen menyumbang medali di setiap olimpiade sampai edisi Tokyo 2020.
Baca Juga: Kejuaraan Dunia Angkat Besi: Eko Yuli Raih Perak, Rahmat Dan Rizki Diharapkan Emas
Namun, sang pahlawan akhirnya berpulang di usia yang relatif muda pada usia 43 tahun, Minggu (14/1) dini hari WIB. Lisa Rumbewas menghembuskan nafas terakhir di Jayapura, Papua, setelah sempat dirawat di rumah sakit sejak 6 Januari.
Ibunda Lisa, Ida Aldamina Korwa, mengatakan bahwa putrinya dibawa ke Rumah Sakit Provita di Jayapura setelah penyakit epilepsinya kambuh. Setelah dirujuk ke RSUD Jayapura, Lisa Rumbewas akhirnya meninggal dunia.
“Kebetulan saat itu obatnya habis, ketika kambuh di malam hari dia di kamar. Ia terjatuh, tak sadar dan keningnya sudah berdarah,” kata Ida sebagaimana dipetik dari keterangan resmi Komite Olimpiade Indonesia.
“Kami bawa ke Rumah Sakit Provita, tiga hari dirawat di sana, kami dirujuk ke RSUD Jayapura di Senin siang hingga anak kami menghembuskan napas terakhirnya dini hari tadi.”
Baca Juga: SEA Games: Raup 5 Emas, Angkat Besi Lampaui Target
Terlahir dengan nama Raema Lisa Rumbewas di Biak, Irian Jaya (kini Papua), 10 September 1980, atlet ini juga menjadi wakil Indonesia pertama yang menyumbang medali di tiga olimpiade berbeda.
Di Sydney 2000 Lisa meraih medali nomor 48 kilogram, empat tahun kemudian di Athena menyumbang perak 53 kilogram, dan raihan terakhir di Beijing 2008 dengan medali perunggu.
“Saya ingat betul, Lisa telah membawa nama baik Indonesia dengan sejumlah prestasi yang sangat membanggakan,” cuit Presiden Joko Widodo melalui akun X resminya.
“Indonesia telah kehilangan salah satu putri terbaik bangsa. Insan olahraga yang tanpa henti berkomitmen dan mengukir sejarah untuk negeri ini.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







