Sanksinya Dipotong, Simona Halep Bisa Kembali Bersaing di WTA Tour
Leo Farhan | 6 Maret 2024, 16:46 WIB

AKURAT.CO Mantan juara Grand Slam Wimbledon, Simona Halep, bakal kembali bersaing di ajang tenis dunia lantaran larangan empat tahun kasus dopingnya dipangkas menjadi sembilan bulan.
Petenis putri 32 tahun itu sempat khawatir kariernya segera berakhir saat melihat putusan hukuman, namun dia bisa bernapas lega, setelah nengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
"Di tengah perjalanan yang penuh tantangan ini, keyakinan saya yang teguh terhadap integritas kebenaran dan prinsip keadilan telah menjadi pedoman saya," kata Halep dikutip BBC, Rabu (6/3/2024).
"Ke depannya, saya sangat ingin membuka halaman ini dan bergabung kembali dengan tur (tenis) dengan semangat baru dan semangat yang segar."
Mantan petenis putri peringkat satu dunia itu, bisa segera tampil di WTA Tour. Petenis Rumania, yang menjuarai Prancis Terbuka 2018 dan Wimbledon pada 2019 ini belum pernah bermain secara kompetitif sejak AS Terbuka pada Agustus 2022, setelah gagal dalam tes doping di Flushing Meadows
Halep dinyatakan positif menggunakan roxadustat, obat anti anemia yang merangsang produksi sel darah merah dalam tubuh.
Pada Mei 2023, Halep didakwa oleh Badan Integritas Tenis Internasional (ITIA), kali ini, atas pelanggaran pada paspor biologis atlet (ABP) miliknya.
Sebuah laporan independen, yang diprakarsai oleh ITIA, memutuskan bahwa Halep "sengaja" menggunakan doping dan menjatuhkan larangan bermain selama empat tahun.
Halep mengajukan banding atas keputusan tersebut dan pada hari Selasa diumumkan bahwa kasusnya dikuatkan sebagian, dengan keputusan Cas bahwa Halep "berdasarkan keseimbangan probabilitas" tidak menggunakan roxadustat dengan sengaja.
Tuduhan terkait ketidaksesuaian paspor biologis Simona Halep dibatalkan oleh Cas.
Skorsing Halep dipotong menjadi sembilan bulan dan mundur ke awal skorsing sementara pada Oktober 2022, yang berarti dia dapat kembali berkompetisi dalam beberapa minggu mendatang.
Halep mengatakan keputusan itu adalah momen penting yang memberikan kejelasan terkait karier dan masa depannya di dunia tenis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







