Akurat
Pemprov Sumsel

Proliga 2024: Bhayangkara Presisi Naik ke Peringkat 4 Usai Menang 3-0 Atas Pertamina Pertamax

Leo Farhan | 20 Mei 2024, 15:49 WIB
Proliga 2024: Bhayangkara Presisi Naik ke Peringkat 4 Usai Menang 3-0 Atas Pertamina Pertamax
 
AKURAT.CO, Tim voli putra Jakarta Bhayangkara Presisi mampu mengamankan posisi empat klasemen sementara Proliga 2024 dengan koleksi total 12 poin dari tujuh laga yang sudah dilakoni.
 
Tambahan tiga poin didapatkan pasukan Reidel Alfonso ini usai menaklukkan perlawanan Jakarta Pertamina Pertamax dengan skor 3-0 (25-16, 25-18, 25-18) di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Minggu (19/5) malam.
 
"Hari ini kami bermain lebih baik. Servis jalan, receive bagus dan pertahanan juga lebih rapat," kata Asisten Pelatih Bhayangkara Presisi, Ayip Rizal, usai laga.
 
 
Sebelumnya, pada laga yang berlangsung Jumat (17/5) silam, Bhayangkara Presisi yang merupakan finalis Proliga musim lalu harus menelan kekalahan 1-3 dari Jakarta STIN BIN.
 
Tidak ingin lagi kecolongan, Ayip Rizal menegaskan bahwa timnya akan terus berbenah demi mendapatkan hasil maksimal pada lanjutan putaran kedua Proliga 2024.
 
"Menghadapi lanjutan putaran kedua, kami akan benahi lagi servis dan receive, karena selama putaran pertama, dua sektor itu masih sering error," kata Ayip yang juga anggota Polri berpangkat kapten tersebut.
 
Pada laga ini, Bhayangkara Presisi masih mengandalkan duet pemain asing mereka, Daudi Okello dan Noumory Keita, sebagai penyerang utama, ditopang Randy Tamamilang, Yudha Mardiansyah, dan Ahmad Gumilar di posisi middleblocker.
 
 
Servis tajam dari Okello dan Keita bahkan mampu beberapa kali menyulitkan pemain-pemain Pertamina Pertamax melakukan penerimaan dengan baik. Situasi ini dimanfaatkan pemain Bhayangkara untuk balik menekan.
 
Keita menjadi bintang kemenangan Bhayangkara Presisi dengan menyumbangkan 22 poin, disusul Daudi Okello dan Gumilar yang masing-masing menyumbang sepuluh dan sembilan poin.
 
Kehadiran pemain asing baru milik Pertamina Pertamax, Mojtaba Mirza Janpour, pada set kedua juga belum banyak membantu tim dalam mengimbangi tekanan yang dilancarkan Bhayangkara Presisi.
 
"Mirza baru datang hari Jumat (17/5), wajar kalau belum padu dengan rekan-rekannya. Tetapi memang hari ini receive kita jelek dan servis juga kurang menekan lawan," kata Asisten Pelatih Jakarta Pertamina Pertamax, Nur Widayanto.
 
Kendati menelan kekalahan kelima di awal musim ini, Nur mengatakan peluang timnya untuk menembus babak empat besar masih terbuka.
 
​​​​​​​"Masih ada lima pertandingan dan itu harus dimaksimalkan. Dua pekan jeda kompetisi akan kita coba perbaiki kekurangan yang ada," tambahnya.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H