Sampel Hanya Terkontaminasi Sepermiliar Gram, Ryan Garcia Klaim tak Sengaja Konsumsi Doping

AKURAT.CO, Tim kuasa hukum Ryan Garcia mengakui bahwa suplemen yang dikonsumsi oleh kliennya terkontaminasi zat jenis ostarine. Namun demikian, pengakuan ini disampaikan untuk membantah bahwa sang petinju layak disanksi karena doping.
Kepala tim kuasa Ryan Garcia, Darin Chavez, menyebut bahwa ostarine dalam jumlah minimal terkandung di sampel yang mereka kirimkan ke Asosiasi Anti-Doping Sukarela (VADA).
Menurut Chavez, sampel yang dikirimkan untuk menjadi pembanding sampel awal yang menyebut bahwa Ryan Garcia mengonsumsi doping tersebut menunjukkan bahwa petinju kelas ringan itu tak melakukannya dengan sengaja.
Baca Juga: Dinyatakan Positif Doping Steroid di Laga Lawan Devin Haney, Ryan Garcia Bantah Curang
“Hasil dari sampel dua suplemen Ryan Garcia di Formulir Kontrol Doping VADA, ditandatangani pada 19 dan 20 April, menunjukkan positif ostarine,” kata Darin Chavez sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.
“Ini mengonfirmasi apa yang secara konsisten kami pertahankan: Ryan adalah korban kontaminasi suplemen dan tidak pernah dengan sengaja menggunakan sebarang subtansi terlarang atau pemacu penampilan.”
Dugaan penggunaan doping mengarah ke Ryan Garcia pasca pertarungannya melawan Devin Haney di New York, Amerika Serikat, 20 April silam. Garcia menang angka setelah tiga kali menjatuhkan Haney.
Baca Juga: Oscar De La Hoya Tolak Ajakan Tarung Ulang Devin Haney Lawan Ryan Garcia
Menyusul kemudian rilis VADA yang menyebutkan bahwa petinju berusia 25 tahun dinyatakan positif menggunakan doping sebelum naik ring melawan Haney. Garcia membantah tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa ia adalah petarung bersih.
“Ostarine level ultra rendah terdeteksi di sampelnya, dalam skala sepermiliar gram, bersama sampel rambutnya yang bersih, membuktikan adanya kontaminasi ketimbang ditelan dengan sengaja,” kata tim legal Garcia dalam pernyataan resminya.
Kemenangan atas Devin Haney adalah kemenangan penting bagi Ryan Garcia yang sedang membangkitkan reputasinya pasca dikalahkan KO oleh Gervonta Davis pada 22 April 2023.
Pasalnya Haney adalah juara dunia kelas ringan WBC, WBA (Super), WBF, dan IBO yang tak terkalahkan sebelum melawan Garcia. Sayangnya, Garcia tak mendapatkan gelar sebagai konsekuensi tak hadir di sesi timbang badan resmi.
Garcia dikabarkan harus membayar US$1,5 juta (sekitar Rp24,38 miliar) kepada Haney karena tak menghadiri sesi timbang badan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





