PON Aceh-Sumut: Pacuan Kuda Favorit, Penonton Panjat Tribun Belum Selesai yang Membahayakan

AKURAT.CO, Cabang pacuan kuda tampaknya menjadi salah satu cabang yang paling menarik perhatian penonton di PON Aceh-Sumut 2024. Penonton membeludak melebihi kapasitas arena.
Antara menyebut bahwa sekitar 4.000 penonton menghadiri pacuan kuda PON Aceh-Sumut yang sudah dimulai sejak Rabu (11/9) di Arena Pacuan Kuda Takengon, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.
Persoalannya, tak semua tribun penonton yang sudah siap untuk digunakan di PON Aceh-Sumut.
Sebagai akibatnya, penonton mengambil risiko dengan menaiki tribun yang masih dalam pengerjaan untuk menyaksikan pacuan kuda.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Habiskan 42 Miliar untuk Konsumsi, Atlet Cuma Dapat Ayam-Telur dan Momogi
Penyelenggara sendiri menyebut bahwa mayoritas penonton diarahkan untuk mengisi dua tribun bagian bawah yang sudah bisa digunakan.
Namun, ratusan penonton naik ke tribun lantai tiga yang sebenarnya ditutup oleh penyelenggara karena masih berada dalam proses pengerjaan.
“Penonton yang menonton memang ramai,” kata salah satu penonton, Romi. “Sedangkan tribun belum selesai, tingkat di tribun tiga masih belum ada pagar jadi membahayakan.”
Pada pertandingan Rabu-Kamis, penonton bahkan tak memedulikan cuaca terik untuk menaiki tribun dari tangga yang disediakan untuk menyelesaikan pemasangan atap tribun.
“Sebenarnya bagus, karena PON ini ajang yang bagus tapi bangunannya belum siap 100 persen, takutnya jatuh,” kata Romi.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Menpora Klaim Venue Siap Digunakan, Atlet Harus Lewati Jalan Becek
“Pas naik di lantai dua ke lantai tiga masih di tahap pengerjaan takut terkena material bangunan, cuma tidak ada panitia yang melarang.”
Manajer Proyek Waskita yang memimpin pembangunan arena pacuan kuda di Takengon, Suprianto, pada Juli silam mengakui bahwa arena tersebut sedianya dijadwalkan rampung pada Oktober atau selepas PON Aceh-Sumut.
“Kalau di kontrak kita harus selesai pada Oktober 2024, tapi target kami di akhir Juli sudah selesai,” kata Suprianto.
Persoalan infrastruktur ini tampaknya menjadi masalah di PON Aceh-Sumut. Sebelumnya, cabang bola voli harus diundur karena venue di Deli Serdang, Sumatera Utara, belum bisa digunakan ketika sudah tiba jadwalnya pertandingan digelar.
Masalah lain adalah konsumsi atlet yang dianggap tak sesuai dengan harga yang sudah ditetapkan. Tak ayal, beberapa persoalan ini telah memunculkan dugaan korupsi di Aceh-Sumut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








