ITF M15: Nathan/Ellis Akhiri Pekan dengan Gelar Juara Usai Singkirkan Wakil Jepang

AKURAT.CO, Nathan Anthony Barki/Blake Ellis berhasil membalikkan keadaan untuk mengamankan gelar juara Amman Mineral Men’s Word Tennis Championship di Bali National Tennis Center, Nusa Dua.
Mereka mengkandaskan perlawanan ganda Jepang, Tomohiro Masabayashi /Taiyo Yamanaka 3-6, 7-6(4), 10-8, di partai puncak kejuaraan resmi Federasi Tenis Internasional (ITF) level M15, Sabtu (21/9).
"Suporter hari ini sangat-sangat gila. Sorak-sorai mereka membantu kami meraih gelar. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari bermain di hadapan mereka," ujar Nathan selepas laga berdurasi dua jam tersebut.
Baca Juga: Men's World Tennis Championship: Nathan Barki Susah Payah Singkirkan Unggulan Delapan
"Selalu seru saat laga ganda berlansung sengit. Banyak peralihan momentum pada laga ini dan kami sangat mungkin keluar dengan hasil yang buruk. Akan tetapi, kami mampu bertahan dan membalikkan keadaan," tanbah Ellis.
Pertandingan antar pasangan unggulan itu sudah panas sejak set pembuka. Dalam empat gim pertama, kedua pasangan berbalas break dengan cepat. Nathan/Ellis unggul lebih dulu. Saat merebut gim ketiga, voli Ellis mencetak winner.
Masabayashi/Yamanaka langsung merespon, memanfaatkan unforced error lawan, Yamanaka memungkasinya dengan forehand menyusur tepi. Mereka kembali mengemas break point di gim kedelapan.
Setelah rally panjang di depan net, sontekan Masabayashi membuahkan break dan hanya menjaga servis untuk memenangkan set, mereka tidak menyianyiakan peluang emas tersebut.
Baca Juga: Amman Mineral Mens World Tennis Championship 2024: Bobrov/Ganta Juarai ITF M25 di Nusa Dua Bali
Situasi serupa berlangsung di set kedua. Setelah imbang sepuluh gim, Masabayashi/Yamanaka meraih break krusial. Pukulan voli Nathan tersangkut di net saat deciding point gim kesebelas. Duet Negeri Sakura kurang empat poin untuk menyudahi seri keempat ini.
Tetapi, Nathan/Ellis telah belajar dari kekalahan mereka. Enggan mengulang kesalahan yang sama, mereka bermain aman pada gim terakhir.
Nathan bertahan di baseline. Pukulan lob-nya memanjang dan presisi. Blake berjaga di net. Siap sedia memotong bola tanggung. Strategi ini membuahkan dua kesempatan break.
Cukup break point pertama, forehand Nathan menembus pertahanan. Kedudukan imbang memberi angin segar. Tie break cepat saja. Empat poin berturut menyudahi. Pertandingan berlanjut ke set penentu.
Super tie break tentu familiar bagi Nathan/Ellis. Dua babak sebelumnya berlangsung demikian dan mereka pun selalu lebih dahulu mendapatkan poin kesepuluh.
Begitu pula kali ini. Nathan/Ellis bahkan tidak memberikan poin sampai berpindah lapangan. Kendati sempat berselisih satu angka, servis kencang Nathan tidak terbalaskan saat game point.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Nathan merebut gelar keempatnya dan mendapatkan 27 poin peringkat untuk berada di peringkat kisaran 1200.
"Setelah ini saya akan kembali ke kampus. Senin depan sudah masuk kelas. Situasi yang sangat berbeda," jelas Nathan.
"Jadi, momen ini akan betul-betul saya nikmati pada malam ini. Akan kurayakan bersama keluarga, teman-teman, dan tentu saja, Nathan."
Sementara itu, Ellis akan kembali melanjutjan turnya ke Thailand setelah berhasil mengoleksi gelar kelimanya pada tahun ini. Petenis Negeri Kangguru itu akan bermain di ajang Bangkok Challenger.
Sementara itu, unggulan keempat asal Amerika Serikat, Andre Ilagan meraih gelar ketiganya setelah menjungkalkan unggulan ketiga asal Ukraina, Yuri Dzhavakian, 6-4, 7-5, pada partai final sektor tunggal kejuaraan yang disponsori oleh perusahaan tambang Amman Mineral ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









