Cedera di Sparring Terakhir, Sam Goodman Tunda Tantang Naoya Inoue ke 25 Januari

AKURAT.CO, Rencana Naoya Inoue untuk mempertahankan gelar juara dunia tinju tak terbantahkan kelas super bantam melawan Sam Goodman pada Rabu (25/12) pekan depan bakal tertunda satu bulan.
Penantang asal Australia itu mengalami luka di atas mata kirinya saat sparring terakhir. Sam Goodman butuh empat jahitan yang membuat laga melawan Naoya Inoue harus ditunda dan akan bergulir pada Jumat, 24 Januari 2025 di Ariake Arena, Tokyo, Jepang.
"Saya minta maaf kepada semua orang yang menantikannya (laga Inoue vs Goodman)," tulis Inoue di akun media sosial X pribadinya.
Baca Juga: Bakal Bawa Naoya Inoue ke AS, Bob Arum Yakin Ribuan Penggemar Jepang Datang ke Las Vegas
"Kami harap Anda akan datang lagi pada tanggal-tanggal berikutnya. Mari berjuang dengan kemampuan terbaik kita."
Sebelum konfirmasi jadwal terbaru pertarungan ini, Goodman mengatakan sempat khawatir akibat cedera ini dia bakal gagal mendapatkan kesempatan memperebutkan gelar tak terbantahkan kelas bantam super melawan Inoue.
Apalagi Goodman pernah menyatakan bahwa dia telah mengabdikan 15 tahun terakhir hidupnya untuk mendapatkan kesempatan meraih gelar juara dunia tinju.
Baca Juga: Paksa TJ Doheny Menyerah di Ronde 7, Naouya Inoue Pertahankan Gelar Undisputed di Tokyo
"Saya tidak ingin kesempatan saya hilang ke mana pun. Saya ungin melawan orang ini," kata Goodman dikutip laman ABC.NET.
Sam Goodman sejauh ini mampu mencatatkan rekor kemenangan 19-0 di mana delapan di antaranya didapatkan dengan kemenangan KO.
Sementara lawannya adalah juara bertahan pemilik sabuk kelas bantam super WBC, WBO, WBA (Super), dan IBF. Inoue bahkan dianggal sebagai salah satu petinju pound-for-pound terbaik di dunia dengan catatannya yang impresif, 28-0 termasuk 25 kemenangan KO.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







