Tampil di Kampung Sendiri, Desak Made Jadikan Piala Dunia Panjat Tebing Motivasi ke LA 2028

AKURAT.CO, Bagi Desak Made Rita Kusuma, Piala Dunia Panjat Tebing 2025 yang bakal digelar di Bali pada 2-4 Mei mendatang bukan saja istimewa karena dilangsungkan di kampung halamannya sendiri.
Melainkan juga karena kejuaraan yang juga dikenal dengan nama IFSC World Cup tersebut akan memotivasi Desak Made untuk membangun jalan mencapai impiannya meraih medali emas Olimpiade Los Angeles 2028.
“Jadi tentu yang paling memotivasi itu adalah perjalanan selanjutnya untuk meraih mimpi buat menjuarai Olimpiade LA 2028,” kata Desak Made di sela latihan di Pelatnas Panjat Tebing Indonesia di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (18/4), sebagaimana dipetik dari Antara.
Baca Juga: Tim Panjat Tebing Indonesia Raih 3 Medali di IFSC 4 Speed Madrid, Desak Made Rebut Emas
Cukup masuk akal bagi Desak Made yang pernah menjadi juara dunia kategori speed 2023 tersebut untuk memikirkan Olimpiade Los Angeles 2028 meski perhelatan itu masih terhitung lebih dari tiga tahun lagi.
Tak ayal karena Desak Made gagal menjawab ekspektasi publik di Olimpiade Paris 2024. Ketika itu ia menempati posisi keenam setelah kalah di perempat final oleh atlet asal China, Deng Lijuan.
Pada saat yang sama, bertanding di Bali untuk Piala Dunia kali ini jelas memberikan dorongan bagi atlet kelahiran Buleleng, Bali, 24 Januari 2001, itu untuk merebut gelar juara.
“Ya, apalagi (Piala Dunia) nanti di Bali, keluarga, terus teman-teman pasti banyak yang bakal mendukung dan itu membuat semangat semakin membara untuk membela Indonesia,” kata Desak.
Baca Juga: Indonesia Turunkan 31 Wakil di Piala Dunia Panjat Tebing Bali 2025, Kategori Speed Terbanyak
Desak juga ingin menikmati pertandingan di Piala Dunia nanti tanpa beban. Ia mengaku sudah yakin dengan kemampuan yang sudah ditempanya di Pelatnas Panjat Tebing sejak 2020.
“Untuk persiapannya ketenangan hati dan ketenangan pikiran untuk bisa meraih performa terbaik,” ucap Desak.
“Walaupun secara tenik dan fisik sudah dilalui dari saya mengikuti Pelatnas sejak 2020 lewat berbagai program, teknik, latihan, dan gerakan.”
Indonesia sendiri mengirimkan total 31 wakil di Piala Dunia Panjat Tebing IFSC 2025 yang mempertandingkan tiga kategori, yakni speed, lead, dan bouldering.
Kategori speed mengirim wakil terbanyak dengan 19 atlet dengan rincian sepuluh putran dan sembilan putri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









