Akurat
Pemprov Sumsel

Indonesia Dominan di Piala Dunia Panjat Tebing: Kiromal Katibin Nomor Satu Dunia, Desak 3 Besar

Leo Farhan | 14 September 2025, 00:54 WIB
Indonesia Dominan di Piala Dunia Panjat Tebing: Kiromal Katibin Nomor Satu Dunia, Desak 3 Besar
 
AKURAT.CO, Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia menutup musim Seri Piala Dunia Panjat Twbing IFSC 2025 dengan gemilang. Meski tanpa medali pada seri terakhir di Guiyang, China, Sabtu (13/9), skuad Merah Putih berjaya dalam klasemen akhir musim.
 
Penampilan konsisten yang ditunjukkan atlet speed putra, Kiromal Katibin, mampu membawanya bertengger di puncak dunia dengan koleksi 3.945 poin untuk memastikan diri sebagai juara umum pada kategori Men’s Speed
 
Ia mengungguli Samuel Watson (AS/3.629 poin) yang mengekor di peringkat kedua dan Ryo Omasa (Jepang/3.410 poin) untuk melengkapi posisi tiga besar.
 
 
Dalam enam seri yang diikuti, Kiromal mengoleksi total empat medali dengan rincian emas di Denver, perak di Krakow, serta masing-masing perunggu di Bali dan Wujiang. Hasil ini mengukuhkan statusnya sebagai salah satu sprinter panjat dinding terbaik dunia.
 
Selain Kiromal, atlet Indonesia lainnya juga mencatatkan hasil positif adalah Raharjati Nursamsa (ke-8/2.505 poin), Veddriq Leonardo (ke-17/1.095 poin), Antasyafi Robby Al Hilmi (ke-27/960 poin), serta Alfian Muhammad Fajri (ke-37/638 poin).
 
Sementara dari sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi menutup musim di peringkat ketiga dunia kategori Women’s Speed dengan total 3.390 poin. Ia berada di bawah Emma Hunt (AS/3.795 poin) dan Zhou Yafei (Tiongkok/3.495 poin).
 
Desak tampil stabil dengan meraih emas di Krakow, perak di Chamonix, serta finis kelima di Wujiang dan Bali. Pada seri penutup di Guiyang, ia menempati peringkat keenam.
 
 
Atlet putri Indonesia lainnya yang juga mengisi papan tengah klasemen, adalah Kadek Adi Asih (ke-17/1.088 poin), Puja Lestari (ke-19/968 poin), Susan Nur Hidayah (ke-20/965 poin), Rajiah Sallsabillah (ke-24/765 poin), dan Amanda Narda Mutia (ke-36/356 poin).

Apresiasi dan Fokus Olimpiade 2028

Atas pencapaian tersebut, Sekretaris Umum PP FPTI, Pristiawan Buntoro, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan tim pelatih.
 
Ia menegaskan, pencapaian di musim 2025 menjadi motivasi besar untuk menghadapi tantangan ke depan, khususnya persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028
 
"Ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan dan program latihan yang kita jalankan membuahkan hasil," ujar Pristiawan, Sabtu (13/9).
 
PP FPTI tidak hanya menargetkan bisa mempertahankan dominasi di nomor speed, tetapi juga meningkatkan performa di nomor lead dan boulder. Apalagi, perkembangan positif juga sudah terlihat di sektor lead.
 
Pada seri terakhir di Koper, Putra Tru Ramadani berhasil finis di peringkat keenam pada babak final, menandai kemajuan signifikan atlet Indonesia di luar nomor speed.
 
Dengan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat, PP FPTI optimistis panjat tebing Indonesia akan terus mengukir prestasi global. Setelah menutup musim 2025, para atlet kini memasuki masa pemulihan sebelum kembali bersiap menghadapi rangkaian kompetisi musim 2026.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H