Mundur Dari Timnas Voli Indonesia Putri, Yolla Yuliana Ingin Beri Kesempatan Pemain Muda
Leo Farhan | 18 Juni 2025, 16:47 WIB

AKURAT.CO, Atlet voli putri nasional, Yolla Yuliana, mundur diri dari Tim Nasional Voli Indonesia Putri berdasarkan surat pengunduran diri yang diberikannya kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada Selasa (17/6).
Outside hitter berusia 31 tahun itu memutuskan mundur dari Timnas Voli Indonesia Putri demi memberi ruang dan kesempatan regenerasi bagi para pemain-pemain muda di Tanah Air.
"Saya mundur karena ingin memberi kesempatan kepada pemain muda," kata Yolla Yuliana melalui keterangan resmi yang diterima Akurat.co.
"Kemarin di AVC Nations Cup saya lihat Filipina sudah banyak menurunkan pemain muda. Saya harap pemain muda kita juga tidak kalah."
Baca Juga: Resmi Pensiun dari Timnas Voli Indonesia, Yolla Yuliana Pastikan Masih Main di Kompetisi Domestik
Yolla Yuliana mengundurkan diri sekaligus mengakhiri 17 tahun kariernya di Timnas Voli Indonesia Putri sejak debut pertamakali pada 2008 di ajang Youth Girls Asia di Manila, Filipina.
Melakoni laga debut bersama Timnas Voli Indonesia Putri, Yolla ketika itu mengantarkan tim Merah Putih bertengger di posisi keenam Youth Girls Asia di bawah asuhan pelatih asal China, Lee Qiujiang.
Meski memilih mundur dari Timnas Voli Putri, Yolla memastikan bahwa dirinya tetap akan melanjutkan kariernya di dunia voli profesional. Dia masih belum menyerah untuk bersaing di liga domestik.
Baca Juga: Proliga 2025: Dimulai Besok, Final Four Tawarkan Pertarungan Seru Bersama Megawati dan Yolla
"Saya masih akan bermain di Proliga dan Livoli. Saya hanya pensiun dari Timnas saja," kata Yolla menegaskan.
Sepanjang karier profesionalnya, Yolla telah mengoleksi berbagai gelar juara, termasuk saat membela Jakarta Electric PLN dan Bandung BJB Tandamata di kasta tertinggi kompetisi bola voli nasional, Proliga.
Penampilan terakhir Yolla bersama Timnas terjadi pada AVC Nations Cup 2025 di Hanoi, Vietnam, pekan lalu. Dalam turnamen tersebut, Indonesia finis di peringkat kelima dari sebelas peserta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









