Akurat
Pemprov Sumsel

AS Terbuka: Tumbangkan Unggulan 25, Janice Tjen Ukir Sejarah Indonesia di Grand Slam

Leo Farhan | 25 Agustus 2025, 22:29 WIB
AS Terbuka: Tumbangkan Unggulan 25, Janice Tjen Ukir Sejarah Indonesia di Grand Slam

AKURAT.CO, Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, mencatat sejarah baru dalam debutnya di level Grand Slam.

Setelah lolos dari babak kualifikasi Amerika Serikat Terbuka 2025, Janice Tjen langsung membuat kejutan di putaran pertama babak utama.

Bertarung di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, Amerika Serikat, Minggu (24/8/ setempat, Janice Tjen mengandaskan perlawanan unggulan ke-25 asal Rusia, Veronika Kudermetova, lewat duel sengit tiga set dengan skor 6-4, 4-6, dan 6-4.

Kemenangan ini terasa istimewa lantaran menjadi laga pertama Janice di level tur, sekaligus pertemuan perdananya melawan petenis peringkat 50 besar dunia. Namun, petenis berusia 23 tahun itu tampil tanpa gentar untuk memastikan tiket putaran kedua.

Baca Juga: Janice Tjen Pastikan Tim Tenis Indonesia Jadi Juara Umum

Selanjutnya dia akan menantang juara AS Terbuka 2021 asal Inggris, Emma Raducanu, yang berhasil lolos usai menyingkirkan petenis Jepang, Ena Shibahara, dengan skor straight set 6-1 dan 6-2.

Janice Tjen Catatkan Sejarah di Ajang Grand Slam

Kemenangan Janice Tjen atas Kudermetova sekaligus menandai berakhirnya penantian panjang sektor tunggal putri Indonesia di level Grand Slam.

Tjen tercatat sebagai petenis putri Indonesia pertama yang menang di babak utama Grand Slam sektor tunggal putri sejak Angelique Widjaja mencatatkannya di Roland Garros 2003.

Selain itu, Janice juga tercatat sebagai petenis putri Indonesia pertama yang menumbangkan lawan di peringkat top 30 sejak Angelique Widjaja menaklukkan Patty Schnyder di Indian Wells 2003.

Baca Juga: AS Terbuka: Tertinggal 1-5 di Set Penentu, Alexandra Eala Comeback 'Gila' untuk Sejarah Baru Filipina

Termasuk menjadi petenis putri Indonesia pertama yang menang di babak utama AS Terbuka sejak Angelique Widjaja mengalahkan Anna Kournikova pada 2002.

Sejarah yang mungkin dicatatkan Janice tidak berhenti sampai di situ. Jika mampu menyingkirkan Raducanu, ia akan menjadi petenis putri Indonesia pertama yang mencapai babak ketiga Grand Slam sejak Yayuk Basuki melakukannya di Wimbledon 2000.

"Saya bangga bisa melakukan ini untuk negara saya. Semoga kehadiran saya di sini bisa menginspirasi anak-anak muda di Indonesia untuk percaya bahwa mereka juga bisa sampai ke level ini," kata Janice dikutip laman resmi WTA.

Sejarah Asia Tenggara

Hari besar Janice di New York juga beriringan dengan pencapaian bersejarah Alexandra Eala, petenis muda Filipina yang menyingkirkan unggulan ke-14 Clara Tauson. Kedua mantan rival junior Asia Tenggara ini kini sama-sama mencetak sejarah di AS Terbuka

"Janice itu super baik. Saya sudah lama mengenalnya sejak junior. Senang sekali melihat teman dari kawasan kita (Asia Tenggara) bisa tampil di panggung sebesar ini," kata Eala.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H