AKURAT.CO, Jannik Sinner memastikan tiket final Amerika Serikat Terbuka 2025 usai mengalahkan Felix Auger-Aliassime dengan skor 6-1, 3-6, 6-3, dan 6-4 di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat, Sabtu (6/9) WIB.
Kemenangan itu bukan hanya mengantar Jannik Sinner ke final Grand Slam keempatnya musim ini, tetapi juga menandai kemenangan kariernya yang ke-300.
Di partai puncak AS Terbuka dia akan menantang Carlos Alcaraz yang juga lolos usai menundukkan Novak Djokovic.
Final edisi tahun ini akan menjadi duel bersejarah. Lantaran Sinner dan Alcaraz, dua petenis terbaik dunia saat ini, akan saling berhadapan memperebutkan gelar AS Terbuka sekaligus status peringkat satu dunia akhir tahun.
Pertemuan pada Minggu (7/9) setempat atau Senin (8/9) WIB itu juga bakal mencatatkan sejarah baru di mana untuk pertama kalinya di era terbuka dua pemain tampil di tiga final Grand Slam dalam satu musim.
"Ini musim yang luar biasa. Grand Slam selalu menjadi turnamen paling penting. Bisa ada di final lain, terlebih yang terakhir musim ini, rasanya istimewa," kata Jannik Sinner dikutip laman ATP Tour.
Pertandingan melawan Auger-Aliassime berlangsung lebih ketat daripada skor akhir. Petenis asal Kanada itu tampil agresif dan mampu memaksa Sinner berjuang keras menyelamatkan sembilan dari sepuluh break point.
Meski sempat menjalani perawatan karena masalah perut di akhir set kedua, Sinner justru tampil lebih solid, hanya membuat empat unforced error di set ketiga.
Set keempat menjadi kunci. Auger-Aliassime sempat menekan dengan lima peluang break di awal set, namun Sinner bertahan lewat reli panjang dalam game berdurasi sebelas menit.
Setelah mematahkan servis lawan, petenis berusia 24 tahun itu tak lagi terbendung hingga memastikan kemenangan dalam duel tiga jam lebih.
Final kali ini menjadi pertemuan kelima Sinner dan Alcaraz sepanjang 2025. Sang petenis Italia sempat merusak dominasi Alcaraz di final Wimbledon.
Namun Alcaraz masih unggul dalam rekor pertemuan 9-5, termasuk tiga kemenangan terakhir di lapangan keras.
Duel ini juga memastikan dominasi keduanya berlanjut. Sejak awal 2024, delapan gelar Grand Slam hanya bergantian jatuh ke tangan Sinner dan Alcaraz tanpa satu pun pemain lain mampu menembus kejayaan mereka.
Sementara itu, meski gagal lolos ke final, Auger-Aliassime tetap mencatat lonjakan peringkat signifikan. Ia naik 14 peringkat ke posisi 13 dunia dalam live ranking, tertinggi sejak Agustus 2023. Menatap final, Sinner menegaskan kondisi fisiknya sudah membaik.
"Tidak ada yang serius. Saya percaya akan fit sepenuhnya. Rivalitas kami dengan Alcaraz dimulai di sini, dan kini kami sama-sama lebih dewasa. Mari lihat apa yang terjadi di final," kata Sinner menuntaskan.