ASEAN Para Games: Langkah Positif Skuad Para Tenis Meja Indonesia, Sudah Koleksi Empat Emas

AKURAT.CO, Skuad para tenis meja Indonesia tampil impresif pada hari ketiga gelaran ASEAN Para Games (APG) Thailand 2025. Bertanding di Korat Hall Central, Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat (23/1), tim Merah Putih sukses mengemas empat medali emas, enam perak, dan 17 perunggu.
Capaian ini menjaga asa Indonesia tetap berada di jalur perebutan juara umum cabor ini, sekaligus mempertegas posisi para tenis meja sebagai lumbung medali terbesar ketiga bagi kontingen Merah Putih di ASEAN Para Games Thailand.
Sorotan utama jatuh pada aksi Yayang Gunaya di nomor tunggal putra TT4. Atlet kelahiran Garut ini sukses membungkam wakil tuan rumah, Wanchai Chaiwut, lewat kemenangan telak tiga set langsung (11-8, 11-8, 13-11).
Baca Juga: Curi Perhatian di Thailand, Indonesia Boyong Enam Medali dari Kejuaraan Dunia Para Tenis Meja
Kemenangan ini terasa spesial karena Yayang sempat takluk dari lawan yang sama di babak penyisihan ASEAN Para Games kali ini.
"Tadi saya berusaha tampil lebih tenang. Faktor mental sangat berpengaruh. Di laga pertama pukulan saya meleset semua, tapi di final saya pelajari lagi kesalahan itu," ujar peraih tiga emas APG 2023 tersebut.
Duel ini merupakan pertemuan ke-12 bagi keduanya. Meski sempat kehilangan konsentrasi di set ketiga, jam terbang Yayang terbukti menjadi pembeda dalam mengatasi tekanan pendukung tuan rumah.
Selain Yayang, tiga medali emas Indonesia lainnya disumbangkan Komet Akbar (Tunggal Putra TT10), Kusnanto (Tunggal Putra TT9), dan Hamida (Tunggal Putri TT8).
Mengejar Sisa Target di Nomor Ganda
Pelatih para tenis meja Indonesia, Bayu Widhie, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang dinilai masih on the track sesuai proyeksi. Dari total 36 atlet yang diterjunkan, Indonesia membidik total sebelas medali emas.
Baca Juga: ASEAN Para Games: Regenerasi Berjalan Mulus! Trio Debutan Para Angkat Berat Indonesia Sabet Emas
"Kategori tunggal sejauh ini masih sesuai jalur. Peta kekuatan lawan semakin ketat dengan munculnya pemain-pemain baru, terutama Thailand yang sangat fokus karena status tuan rumah," ungkap Bayu.
Kini, tim Indonesia menyisakan tujuh medali emas lagi untuk dikejar dalam tiga hari ke depan melalui nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Yayang Gunaya sendiri masih berpeluang menambah pundi emasnya saat turun berpasangan dengan Osrita Muslim di nomor XD7 dan Adyos Astan di MD8.
Cabang para tenis meja diharapkan terus konsisten mendulang prestasi sebelum ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara ini resmi ditutup pada 26 Januari mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









