Kalah Angka Dalam Duel Brutal, Paddy Pimblett Babak Belur Akui Keunggulan Justin Gaethje

AKURAT.CO, Petarung asal Inggris, Paddy Pimblett, harus mengakui keunggulan lawan asal Amerika Serikat, Justin Gaethje, dalam pertarungan untuk sabuk juara dunia kelas ringan interim UFC.
Berduel di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (24/1) atau Minggu WIB, Paddy Pimblett kalah angka dalam lima ronde. Kekalahan ini ditandai dengan wajah Pimblett yang berdarah dan babak belur.
Paddy Pimblett, 31 tahun, sejatinya difavoritkan dalam pertarungan menghadapi Justin Gaethje kali ini. Namun, Gaethje, 37 tahun, menunjukkan pengalamannya dan memaksa Pimblett untuk menaikkan level permainan.
Baca Juga: UFC Pekan Ini: Justin Gaethje vs Paddy Pimblett Perebutkan Juara Dunia Kelas Menengah 25 Januari!
Kemenangan yang membuat Gaethje merebut gear juara dunia kelas ringan interim UFC ini menunjukkan tanda awalnya ketika ia menjatuhkan Pimblett ke kanvas untuk kali pertama. Namun, Pimblett merespons dengan melontarkan serangan lutut ke arah Gaethje.
Kombinasi pukulan kiri-kanan mendesak Pimblett di detik akhir laga namun atlet asal Liverpool itu bisa mempertahankan diri untuk tak kalah KO sejalan lonceng penutup pertarungan dibunyikan.
“Paddy benar, scouser (sebutan untuk orang Liverpool) tidak KO,” kata Gaethje usai pertarungan sebagaimana dipetik dari BBC.
“Saya tahu saya harus menempatkan dia di kaki belakang, dia sangat berbahaya dan punya timing yang baik. Saya harus mencuri momentum dan kepercayaan dirinya.”
Baca Juga: Kalahkan Jared Gordon, Kemenangan Paddy Pimblett Diragukan Banyak Pihak
Pimblett sendiri menerima kekalahan atas Gaethje. Ia menunjukkan keluwesan untuk bertahan di bawah tekanan namun itu tidak cukup untuk mengantisipasi serangan yang dilepaskan Gaethje.
“Saya kira 48-47 adalah skor yang adil. Saya tidak berbohong, dia memukul saya dengan sebuah bidikan ke tubuh di ronde pertama dan itu mengenai saya. Saya kira saya menang setelah momen itu,” kata Pimblett.
“Anda hidup dan Anda belajar. Saya akan kembali lebih baik.”
Kekalahan atas Gaethje merupakan yang pertama bagi Pimblett dalam karier UFCnya yang dimulai sejak September 2021 ketika mengalahkan Luigi Vendramini.
Secara keseluruhan, rekor pertarungannya adalah 27 laga dengan 23 kemenangan dan empat kekalahan.
Sebaliknya, Justin Gaethje mengoleksi 32 pertarungan dengan 27 kemenangan dan lima kekalahan. Kemenangan atas Pimblett adalah yang kesembilan dalam 14 pertarungannya di UFC yang dimulai sejak 2017.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









