Akurat
Pemprov Sumsel

Indian Wells: Jannik Sinner Juara, Lengkapi Koleksi 'Big Titles' Lapangan Keras

Dian Eko Prasetio | 16 Maret 2026, 14:54 WIB
Indian Wells: Jannik Sinner Juara, Lengkapi Koleksi 'Big Titles' Lapangan Keras
Petenis asal Italia, Jannik Sinner, saat mengangkat trofi Indian Wells 2026 di California, Amerika Serikat, Minggu (15/3/2026). X/BNPPARIBAS

AKURAT.CO, Jannik Sinner resmi menasbihkan dirinya sebagai penguasa baru lapangan keras Indian Wells Tennis Garden, California, Amerika Serikat.

Petenis unggulan kedua asal Italia itu menjuarai Indian Wells 2026 usai menumbangkan Daniil Medvedev lewat straight set dengan skor 7-6(6) dan 7-6(4), Minggu (15/3) waktu setempat.

Drama memuncak pada tie-break set kedua. Jannik Sinner sempat tertinggal 0-4 dari Daniil Medvedev sebelum akhirnya mengamuk dengan merebut tujuh poin beruntun untuk mengunci kemenangan dalam durasi satu jam 55 menit.

"Saya terus percaya dan terus menekan. Saya mencoba lebih berani dalam melepaskan pukulan. Saya sangat senang bisa menutup pertandingan ini, akhir yang luar biasa," kata Jannik Sinner dikutip laman ATP.

Dominasi Sinner atas Medvedev kian nyata. Ia kini unggul 9-7 dalam rekor pertemuan (head-to-head), dengan memenangi sembilan dari sepuluh duel terakhir mereka.

Dalam laga final ini, statistik servis Sinner menjadi kunci utama. Ia memenangi 91 persen (43/47) poin dari servis pertama.

Sinner juga mengukir sejarah sebagai petenis Italia pertama yang menembus 100 kemenangan di level Masters 1000.

Meski kalah, Medvedev tetap menunjukkan kelasnya. Petenis Rusia berusia 30 tahun itu akan kembali ke jajaran Top 10 dunia pada Senin (16/3) setelah memimpin tur dengan 18 kemenangan di musim 2026.

"Selamat untuk Jannik, tenis yang luar biasa. Sangat sulit bermain melawanmu. Saya sudah mencoba yang terbaik," kata Medvedev.

Gelar juara di Miami membawa Sinner masuk ke jajaran elite sejarah tenis dunia. Ia menjadi pria ketiga yang mampu menyapu bersih seluruh enam gelar ATP Masters 1000 di lapangan keras (Indian Wells, Miami, Kanada, Cincinnati, Shanghai, dan Paris), menyamai rekor Novak Djokovic dan Roger Federer.

Perjalanan Sinner di California terbilang fenomenal. Petenis berusia 24 tahun ini menjuarai turnamen tanpa kehilangan satu set pun.

Catatan ini menjadikannya pemain pertama sejak format seri Masters dimulai pada 1990 yang mampu memenangi dua gelar Masters 1000 berturut-turut dengan rekor set bersih (menyusul kemenangannya di Paris November lalu).

Dengan kemenangan ini, Sinner resmi melengkapi koleksi "Big Titles" atau trofi bergengsi di lapangan keras, menggabungkan gelar Indian Wells dengan trofi Australia Terbuka, AS Terbuka, dan ATP Finals yang telah ia raih sebelumnya.

Gelar perdana Sinner di tahun 2026 sekaligus memangkas jarak poin dengan peringkat pertama dunia, Carlos Alcaraz.

Meski Alcaraz mengawali musim dengan trofi Australia Terbuka dan Doha, langkah tak terkalahkannya dihentikan oleh Medvedev di semifinal.

Kini, Sinner yang menempati peringkat kedua dunia hanya terpaut 2.200 poin dari Alcaraz.

Peluang untuk mengudeta posisi puncak sangat terbuka lebar, mengingat Sinner tidak memiliki poin pertahanan dalam tujuh pekan ke depan karena absen di Miami, Monte-Carlo, dan Madrid tahun lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.