Jelang Lawan Jermaine Franklin, Moses Itauma Isyaratkan Invasi Jerman Tantang Agit Kabayel
AKURAT.CO, Bintang muda tinju kelas berat, Moses Itauma, mulai menebar ancaman nyata di jajaran elite divisi para raksasa.
Petinju berusia dua puluh satu tahun tersebut menyatakan kesiapannya untuk menantang pemegang sabuk interim WBC, Agit Kabayel.
Moses Itauma bahkan tak masalah jika duel tersebut harus digelar di kandang Agit Kabayel, Jerman.
Moses Itauma berambisi mewujudkan laga besar tersebut pada musim panas mendatang.
Namun, syarat utamanya adalah ia harus terlebih dahulu melewati ujian berat melawan petinju tangguh, Jermaine Franklin, akhir pekan ini.
"Saya dan Kabayel di musim panas. Saya tidak keberatan (duel di Jerman). Saya menyukai Jerman, jadi saya tidak masalah pergi ke sana dan bertarung dengannya," kata Itauma dikutip laman Ring Magazine.
Ujian Ketahanan Moses Itauma Melawan Jermaine Franklin
Laga Moses Itauma vs Jermaine Franklin dijadwalkan bergulir dalam laga sepuluh ronde yang menjadi sajian utama hajatan Queensberry Promotions di Co-Op Live Arena, Manchester, Inggris, pada Sabtu (28/3).
Duel ini sejatinya merupakan laga tunda yang seharusnya digelar pada 24 Januari lalu. Namun, cedera otot bisep tingkat dua yang diderita Itauma memaksa seluruh rangkaian pertandingan dijadwalkan ulang.
Itauma menegaskan bahwa pemilihan Franklin sebagai lawan bukan tanpa alasan. Ia ingin mengukur sejauh mana kekuatan pukulannya mampu merobohkan petinju yang dikenal memiliki daya tahan luar biasa tersebut.
"Kita lihat saja apakah dia bisa melakukan hal yang sama (bertahan) saat menghadapi saya," jelas Itauma.
Moses Itauma Menuju Rekor Juara Dunia Termuda
Saat ini, Itauma berada di jalur cepat untuk merebut gelar juara dunia tinju kelas berat. Meski usianya masih sangat muda, ia terus mencari lawan yang mampu memberikan tekanan lebih sebelum melangkah ke panggung tertinggi.
Posisi Itauma di jajaran peringkat dunia saat ini sangat strategis. Dia adalah peringkat pertama WBO dan WBA, dengan target menantang Kabayel untuk menjadi petinju peringkat kesatu WBC, serta berpotensi menguasai seluruh lini federasi tinju dunia.
Jika berhasil menumbangkan Franklin di Manchester, Itauma diprediksi akan mempercepat langkahnya untuk mengamankan jadwal perebutan sabuk juara dunia pada akhir tahun 2026 sebelum merealisasikan ambisinya menginvasi Jerman dan merebut takhta di kelas berat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








