Akurat
Pemprov Sumsel

Status Pertarungan Manny Pacquiao vs Floyd Mayweather Belum Jelas, Kubu Pacman Tuding Adanya Pelanggaran Kontrak

Dian Eko Prasetio | 14 April 2026, 14:19 WIB
Status Pertarungan Manny Pacquiao vs Floyd Mayweather Belum Jelas, Kubu Pacman Tuding Adanya Pelanggaran Kontrak
Petinju asal Filipina, Manny Pacquiao (tengah).

AKURAT.CO, Ketidakpastian menyelimuti megaproyek duel ulang antara dua legenda tinju dunia, Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather Jr. Pasalnya, status pertarungan tersebut menjadi polemik panas setelah munculnya pernyataan kontradiktif dari kedua belah pihak.

Meski agenda bentrok di The Sphere, Las Vegas, Amerika Serikat, 19 September 2026, itu belum berubah, klaim terbaru dari Floyd Mayweather menyebut laga ini hanya bersifat eksebisi memicu ancaman pembatalan dari kubu Pacquiao.

Floyd Mayweather secara mengejutkan meragukan status profesional laga tersebut. Petinju berjuluk The Money itu bahkan belum bisa menjamin 100 persen lokasi pertarungan.

"Kami belum tahu lokasi pertarungannya. The Sphere adalah salah satu tempat yang dibicarakan, jadi kami belum tahu apakah seratus persen akan digelar di sana. Dan ini sebenarnya bukan sebuah pertarungan, melainkan sebuah eksibisi," kata Floyd Mayweather dikutip CNA.

Pernyataan tersebut langsung memantik reaksi keras dari Manny Pacquiao. Juara dunia di delapan divisi ini mengaku segera menghubungi timnya untuk mempertanyakan manuver sang rival.

Pacquiao menegaskan tidak tertarik naik ring jika hanya untuk laga hiburan semata.

"Apa yang kami tanda tangani adalah pertarungan sungguhan, bukan eksebisi. Saya tidak tahu dari mana dia mendapatkan ide itu, tetapi ini adalah pertarungan nyata dan dipastikan bukan eksibisi," kata Pacquiao dikutip ESPN.

Ia menekankan bahwa dokumen legal yang telah disepakati kedua belah pihak secara eksplisit menyebutkan status laga profesional.

"Ketika saya mendengar Mayweather mengatakan itu adalah eksibisi, saya langsung bertanya kepada tim, 'apa yang terjadi dengan orang ini?'" kata petinju berjuluk Pac Man tersebut.

Ketegangan ini semakin dipertegas oleh Jas Mathur, CEO Manny Pacquiao Promotions. Mathur menilai pernyataan Mayweather terkait status eksebisi merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap kontrak yang sudah berjalan, di mana uang muka pun telah diterima oleh kedua petarung.

"Floyd harus memenuhi kewajibannya. Kami 100 persen yakin bahwa hasil akhir dari situasi ini akan positif karena komunikasi terus mengalami kemajuan. Saya pikir dia sebenarnya juga ingin pertarungan ini terjadi," jelas Mathur.

Jika terealisasi sebagai laga profesional, duel ini akan mencatatkan sejarah baru sebagai pertandingan tinju kompetitif pertama yang digelar di arena futuristik, The Sphere.

Pertarungan ini juga menjadi ajang pembuktian setelah pertemuan pertama mereka pada 2015 silam yang sukses memecahkan rekor 4,5 juta pembelian pay-per-view.

Manny Pacquiao yang saat ini sudah berusia 48 tahun, sudah kembali dari masa pensiun sejak tahun lalu dan mencatatkan hasil imbang saat menantang juara WBC, Mario Barrios.

Sementara Floyd Mayweather yang saat ini berusia 47 tahun, belum mencicipi laga kompetitif sejak menumbangkan Conor McGregor pada 2017 silam. Ia memegang rekor sempurna 50-0 yang dipertaruhkannya jika laga ini benar-benar berstatus profesional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.