Akurat Logo

Warisan Piala Dunia 2023: FIBA dan Perbasi Bidik Lonjakan Ekosistem Basket Indonesia

Dian Eko Prasetio | 7 Mei 2026, 15:05 WIB
Warisan Piala Dunia 2023: FIBA dan Perbasi Bidik Lonjakan Ekosistem Basket Indonesia
COO FIBA, Patrick Mariller, melakukan diskusi bersama DPP Perbasi di lantai 8 GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (7/5/2026). PERBASI.

AKURAT.CO, Kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia FIBA 2023 di Jakarta meninggalkan jejak positif bagi perkembangan cabang olahraga (cabor) bola basket di Tanah Air.

Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) menilai Indonesia memiliki potensi raksasa untuk menjadi kekuatan baru di Asia.

COO FIBA, Patrick Mariller, mengungkapkan bahwa atmosfer yang tercipta selama fase grup di Jakarta beberapa tahun lalu membuktikan betapa besarnya basis penggemar basket di Indonesia.

Menurutnya, pertumbuhan ini harus dijaga melalui sinergi antara kompetisi elit dan pembinaan di akar rumput.

"Berdasarkan apa yang dicapai pada World Cup 2023 di Jakarta, kami melihat ada potensi yang sangat besar. Jumlah penggemar terus tumbuh seiring dengan perkembangan liga dan kompetisi yang ada," kata Patrick di GBK Arena, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Patrick menambahkan, kolaborasi antara FIBA Indonesia dan Perbasi saat ini fokus pada penguatan sumber daya manusia, termasuk pengembangan program untuk pelatih dan wasit guna meningkatkan standar kualitas permainan.

Senada dengan hal tersebut, Sekjen DPP PERBASI, Nirmala Dewi, menegaskan bahwa keseriusan Indonesia bukan hanya soal menjadi penyelenggara yang baik, tetapi juga membangun tim nasional yang kompetitif.

"Persiapan sudah kita lakukan dari tahun lalu. Kita persiapkan baik sebagai tuan rumah maupun kesiapan tim itu sendiri," kata Nirmala.

"Kita sangat serius karena ini levelnya World Cup, tim-tim luar biasa akan datang. Kami tidak ingin sekadar jadi tuan rumah, tapi juga memberikan performa yang membanggakan."

Nirmala juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung langkah Perbasi dalam mematangkan persiapan menuju event-event internasional mendatang.

"Kita duduk bareng karena butuh dukungan semua pihak untuk mensukseskan agenda besar ini," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.