Akurat Logo

Tak Terima Duel Dihentikan Wasit Pasca Bel, Rico Verhoeven Banding atas Kekalahan dari Oleksandr Usyk

Dian Eko Prasetio | 25 Mei 2026, 18:53 WIB
Tak Terima Duel Dihentikan Wasit Pasca Bel, Rico Verhoeven Banding atas Kekalahan dari Oleksandr Usyk
Petarung asal Belanda, Rico Verhoeven (kiri), saat melepaskan pukulan ke arah Oleksandr Usyk di Giza, Mesir, Sabtu (23/5/2026).

AKURAT.CO, Drama mega duel lintas disiplin antara Oleksandr Usyk dan Rico Verhoeven di depan Piramida Giza, Mesir, berbuntut panjang. Raja kickboxing, Rico Verhoeven, berencana mengajukan banding resmi demi mengubah hasil kekalahan TKO kontroversial yang diterimanya pada Sabtu (23/5/2026) malam waktu setempat.

Rico Verhoeven yang menjalani debut tinju profesional keduanya nyaris menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah olahraga tinju.

Ia tampil dominan dan mendikte jalannya laga sebelum sebuah momentum di ronde kesebelas mengubah segalanya ketika Oleksandr Usyk berhasil menjatuhkannya lewat hitungan wasit.

Kontroversi memuncak ketika wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan tepat setelah bel tanda berakhirnya ronde kesebelas berdentang.

Keputusan ini dinilai janggal karena Rico Verhoeven merasa masih mampu bertahan dan berhak mendapatkan waktu istirahat sebelum memasuki ronde pamungkas.

"Saya baru saja melihat tayangan ulangnya karena banyaknya komentar yang masuk. Wasit menghentikan laga setelah bel berbunyi! Jadi bel sudah berbunyi, lalu mereka menghentikannya. Ini sama sekali tidak masuk akal," kata Verhoeven dikutip Boxing News.

Petarung asal Belanda itu mengaku sadar penuh saat menerima tekanan bertubi-tubi dari Usyk di akhir ronde tersebut.

"Saya mendengar bunyi tanda sepuluh detik terakhir. Jadi saya berpikir untuk terus bergerak, menjaga pertahanan, dan menahan pukulan," jelas Verhoven.

"Itulah mengapa saat wasit masuk, saya tidak linglung. Saya langsung bertanya, 'kenapa Anda menghentikannya? kita hampir selesai'."

Verhoeven menuntut agar hasil pertandingan diubah menjadi No Contest atau pemenang ditentukan melalui penilaian kartu skor juri (scorecards).

"Jika kita melihat kartu skor, saya yakin saya sedang memimpin," tegasnya.

Meskipun pengamat tinju seperti Mike Coppinger dalam siaran langsung menilai Verhoeven unggul jauh, fakta mengejutkan datang dari kartu skor resmi juri di tepi ring.

Berdasarkan kalkulasi regulasi, andai banding Verhoeven dikabulkan dan hasil laga ditentukan lewat kartu skor hingga ronde kesebelas, jalannya hasil tetap tidak akan berubah. Ronde kesebelas akan dinilai 10-8 untuk keunggulan Usyk akibat momentum knockdown.

Dengan situasi tersebut, Oleksandr Usyk akan tetap keluar sebagai pemenang lewat keputusan angka mutlak (Majority Decision).

Kendati kecewa dengan keputusan pengadil ring, Verhoeven tetap bangga karena mampu menjungkirbalikkan prediksi banyak pihak yang menilai dirinya akan kalah mudah di tangan Usyk.

Melalui akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada aktor Hollywood, Jason Statham, dan Penasihat Kerajaan Arab Saudi, Turki Alalshikh, yang mewujudkan duel historis ini.

"Segala hal dalam hidup terjadi karena sebuah alasan. Sejarah telah tercipta. Terima kasih Jason Statham karena telah melambungkan nama saya, dan terima kasih kepada Turki Alalshikh karena mewujudkan ini di tempat paling menakjubkan. Terima kasih juga untuk Usyk yang telah menerima tantangan ini. Saatnya beristirahat dan menikmati waktu bersama keluarga," tulis Verhoeven.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.