Mulai Habis Kesabaran, Agit Kabayel Desak Oleksandr Usyk Copot Sabuk WBC Jika Takut Bertarung

AKURAT.CO, Penantang wajib tinju kelas berat WBC asal Jerman, Agit Kabayel, tampaknya sudah mulai jengah dengan ketidakpastian.
Petinju berusia 33 tahun itu secara terbuka mendesak sang penguasa takhta, Oleksandr Usyk, untuk segera mengambil keputusan dan berhenti mengulur-ulur waktu terkait duel perebutan sabuk juara dunia WBC.
Oleksandr Usyk sejatinya baru saja sukses mempertahankan sabuk hijau-emas miliknya bulan lalu setelah menghentikan raja kickboxing, Rico Verhoeven, di ronde kesebelas.
Namun, performa petinju Ukraina tersebut dinilai jauh dari kata memuaskan dan nyaris menjadi korban kejutan besar andai tidak bangkit di ronde-ronde akhir.
Terlepas dari performa minor tersebut, badan tinju WBC kini telah resmi mengeluarkan perintah agar Oleksandr Usyk segera melakoni duel wajib pertahanan gelar melawan Agit Kabayel. Namun hingga kini, kubu Usyk masih bungkam.
Merasa digantung tanpa kepastian, Agit Kabayel akhirnya melepaskan sindiran melalui sebuah unggahan di akun media sosial pribadinya. Ia memberi pilihan dilematis bagi sang juara bertahan; hadapi dirinya atau serahkan sabuk tersebut kepada generasi baru.
"Sudah satu minggu sejak WBC memerintahkan pertarungan ini. Masih belum ada kabar. Usyk, mari berikan apa yang diinginkan para penggemar, atau kosongkan sabuk itu dan biarkan generasi berikutnya mengambil alih," tulis Kabayel di laman media sosial pribadinya dikutip Boxingnews.
Kabayel juga menambahkan kalimat penutup, "hingga saat itu tiba, kami akan terus memacu kuda." Ini merupakan sebuah sindiran balik yang merujuk pada pernyataan ikonik Usyk sebelum ia merobohkan Daniel Dubois pada Juli tahun lalu.
Ketidaksabaran Kabayel dinilai sangat beralasan. Ia merupakan pemegang sabuk sah interim WBC setelah sukses menghentikan raksasa China, Zhilei Zhang, di ronde keenam pada Februari 2025 lalu.
Kabayel sendiri memiliki rekor impresif di mana pada Februari 2025 lalu ia mampu meraih kemenangan TKO ronde enam atas Zhilei Zhang sekaligus merebut sabuk interim WBC.
Pada pertarungan terakhir yang bergulir Januari 2026, Kabayel juga mampu menghentikan Damian Knyba dengan kemenangan KO di ronde ketiga.
Selain itu, petinju berusia 33 tahun itu juga pernah mencatatkan kemenangan KO/TKO atas nama-nama besar seperti Frank Sanchez dan Arslanbek Makhmudov.
Kini, bola panas sepenuhnya berada di tangan Usyk. Jika petinju kidal itu menolak bernegosiasi dengan Kabayel-kemungkinan besar karena lebih memilih opsi rematch mahal melawan Rico Verhoeven-maka WBC dipastikan akan langsung mencopot sabuk juara dunianya.
Jika skenario itu terjadi, Agit Kabayel otomatis akan langsung naik pangkat menjadi juara dunia WBC penuh. Sekaligus membuat laga berikutnya berubah status menjadi pertahanan gelar pertamanya, bukan lagi sebagai penantang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







