Final IBL 2026 Capai Gim Kelima, Junas Miradiarsyah: Bukti Persaingan Liga Semakin Ketat

AKURAT.CO, Final IBL 2026 mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak format best of five diterapkan, perebutan gelar juara harus ditentukan hingga gim kelima.
Final IBL harus melalui petarungan gim kelima setelah Bogor Hornbills meraih kemenangan saat final gim keempat.
Bermain di GOR Tangkas, Kabupaten Bogor, Bogor Hornbills menang dengan poin 85-72 atas Pelita Jaya Jakarta.
Kemenangan ini membuat skor kembali imbang 2-2 dan memaksa penentuan pemenang di gim kelima Final IBL 2026.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menilai panjangnya seri final menjadi bukti bahwa kualitas persaingan antarklub semakin merata dan kompetitif.
"Alhamdulillah. Kalau saya melihatnya, dengan format best of five yang baru ini, kedua tim benar-benar menunjukkan kualitasnya," ujar Junas di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jumat (26/6/2026).
"Di Pelita Jaya, masing-masing tim sama-sama mampu mencuri satu kemenangan. Tim tuan rumah memang berhasil menang di kandang, tetapi juga sempat kecolongan satu gim. Hal yang sama juga terjadi di Bogor."
Menurutnya, kedua finalis, Bogor Hornbills dan Pelita Jaya, sama-sama mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang, tetapi juga berhasil mencuri kemenangan di markas lawan. Hal tersebut membuat persaingan berlangsung seimbang hingga laga penentuan.
https://akurat.co/arena/868960/final-ibl-bogor-hornbills-paksa-pelita-jaya-lalui-partai-kelima
"Kalau kita lihat, kedua tim saling mendominasi. Dukungan publik tuan rumah tentu memberikan arti tersendiri bagi masing-masing tim sehingga mereka mampu memaksimalkan laga kandang. Fakta bahwa final berlangsung hingga gim kelima menjadi bukti bahwa kedua tim memang merupakan yang terbaik pada musim ini," katanya.
Junas menjelaskan, keputusan IBL menerapkan format best of five didasarkan pada meningkatnya kualitas kompetisi dalam beberapa musim terakhir. Ia menilai sistem tersebut akhirnya mampu menghadirkan persaingan yang lebih menarik.
"Ya, salah satu buktinya memang final bisa berlangsung sampai gim kelima. Pada musim-musim sebelumnya, final sering kali sudah selesai dalam tiga gim. Dari situlah kami menilai bahwa kompetisi sudah saatnya menggunakan format best of five. Dan ternyata terbukti, final benar-benar berjalan hingga pertandingan terakhir," ucapnya.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti semakin meratanya kekuatan klub-klub peserta. Dalam beberapa musim terakhir, finalis maupun juara selalu berganti.
"Faktor lain yang menunjukkan meningkatnya daya saing adalah finalis IBL yang terus berganti setiap musim. Bahkan dalam empat musim terakhir, juaranya juga selalu berganti. Menurut saya, hal itu menunjukkan tingkat kompetitif liga semakin tinggi," jelas Junas.
Ia menambahkan, keberhasilan Bogor Hornbills menembus final pada musim kelima sejak bergabung di IBL menjadi sinyal positif bagi perkembangan kompetisi.
"Dulu mungkin tim yang tampil di final dan menjadi juara cenderung itu-itu saja. Sekarang berbeda. Bogor Hornbills, misalnya, pada musim kelimanya di IBL sudah mampu menembus partai final. Ini memberikan harapan bagi kota-kota lain, para penggemar, maupun klub-klub peserta bahwa peluang untuk mencapai level tertinggi selalu terbuka," tuturnya.
"Menurut saya, kondisi ini sangat baik, bukan hanya untuk IBL, tetapi juga untuk seluruh klub dan para penggemar bola basket Indonesia."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







