Panaskan Rematch! Kubu Daniel Dubois Yakin Menang Cepat, Fabio Wardley Tepis Isu Cedera

AKURAT.CO, Ketegangan menjelang duel ulang (rematch) perebutan sabuk juara dunia kelas berat WBO antara Fabio Wardley dan Daniel Dubois kian memanas.
Sebelum kedua petarung saling adu jotos di atas ring, perang verbal telah meletus antara kedua kubu.
Awal perselisihan bermula dari keraguan yang dilontarkan Sam Jones selaku penasehat Daniel Dubois terkait keputusan Fabio Wardley yang langsung mengaktifkan klausul pertarungan ulang pasca-kekalahan pahit pada bentrokan pertama di Manchester, Inggris, Mei lalu.
Sam Jones menilai bahwa Fabio Wardley terlalu terburu-buru mengambil keputusan berbahaya setelah menelan kekalahan Technical Knockout (TKO) yang cukup telak di ronde kesebelas.
"Saya juga akan melakukan hal yang sama (mengaktifkan klausul), tetapi ketika Anda mengalami kekalahan yang begitu telak, situasinya bisa menjadi berbahaya. Namun, kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi," kata Jones dikutip Sky Sports, Senin (3/8/2026).
Dalam duel sengit pertama, Wardley sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit dan bahkan menjatuhkan Dubois dua kali di ronde-ronde awal.
Namun, Dubois berhasil bangkit dan menghentikan perlawanan petinju asal Ipswich itu di tali ring. Kekalahan tersebut menjadi hasil minor pertama dalam 22 laga profesional yang dilakoni Wardley.
Berbekal hasil manis tersebut, Jones teramat optimistis bahwa Dubois (28) akan kembali menumbangkan Wardley. Bahkan dengan durasi yang jauh lebih singkat jika pertarungan ulang resmi digelar.
"Dalam waktu lebih dari dua minggu, kita akan mengetahui apa yang akan dilakukan Daniel. Tetapi jika lawannya adalah Fabio Wardley, saya membayangkan Daniel akan mengalahkannya jauh lebih cepat kali ini," tambah Jones.
Tak terima kliennya dipojokkan dan diragukan, Mike Ofo, yang berperan sebagai manajer Wardley langsung melancarkan serangan balik yang menohok.
Ofo menegaskan bahwa rematch dipastikan tetap berjalan dan menganggap celotehan Jones tidak memiliki nilai analisis sama sekali.
Ofo juga membantah rumor yang menyebut Wardley mengalami cedera serius pasca-duel pertama. Ia mendukung penuh langkah kliennya untuk merebut kembali mahkota juara dunia WBO yang sempat terlepas.
"Penilaian yang dilontarkan oleh Jones tidak memiliki bobot dan lebih merupakan cerminan dari egonya yang berlebihan daripada apa yang sebenarnya terjadi," kata Ofo.
"Jones hanyalah boneka ventriloquist milik Stan Dubois (ayah Daniel Dubois), melakukan apa pun yang diperintahkan kepadanya. Dia hanya diberi izin untuk melontarkan omong kosong karena dia bukan manajer tinju yang memiliki lisensi."
Kemenangan atas Wardley sendiri menjadi momentum krusial bagi Dubois untuk mengembalikan reputasinya di divisi kelas berat.
Hal itu karena Dubois sebelumnya sempat dihentikan denfan KO oleh Oleksandr Usyk dalam perebutan status juara dunia tak terbantahkan (undisputed).
Dengan tensi di luar ring yang sudah terlanjur membakar persaingan, duel ulang antara Daniel Dubois dan Fabio Wardley dipastikan bakal menyedot perhatian besar publik tinju dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







