Akurat
Pemprov Sumsel

Indonesia Juara Umum di All England, PBSI: Ini Hasil Kerja Keras Atlet, Pelatih, dan Ofisial

Leo Farhan | 18 Maret 2024, 17:12 WIB
Indonesia Juara Umum di All England, PBSI: Ini Hasil Kerja Keras Atlet, Pelatih, dan Ofisial

AKURAT.CO, Indonesia keluar sebagai juara umum di ajang BWF World Tour Super 1000 All England 2024. Capaian ini diperoleh setelah memboyong dua gelar juara melalui sektor tunggal dan ganda putra.

Gelar juara di sektor tunggal putra diamankan oleh Jonatan Christie usai menaklukkan kompatriotnya, Anthony Sinisuka Ginting, di patai final di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, dengan skor 21-15 dan 21-14.

Sedangkan gelar juara di sektor ganda putra diamankan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto usai mengandaskan perlawanan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 21-16 dan 21-16.

Baca Juga: Kalahkan Duet Malaysia, Fajar/Rian Sumbang Gelar Kedua untuk Indonesia di All England

Sekjen PP PBSI yang juga Ketua Tim Ad Hoc Olimpiade 2024 Paris, M Fadil Imran, menyebut bahwa kesuksesan di turnamen Super 1000 kali ini tidak lepas dari proses kerja keras yang dijalani oleh para atlet, pelatih, dan ofisial PBSI.

"Alhamdulillah, para atlet telah mempersembahkan yang terbaik untuk kejayaan Merah Putih. Lebih penting lagi, saya mengapresiasi ketekunan, kedisiplinan dan kerja keras mereka dalam menjalani proses," ujar Fadil Imran dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/4).

"Kita datang ke Birmingham sebagai satu tim, dan pulang juga sebagai satu tim. Karena itu, selain
kepada Jojo, Ginting, dan Fajar/Rian, apresiasi tertinggi juga saya sampaikan kepada Chico, Grego, Bagas/Fikri, Leo/Daniel, Apri/Fadia, Reihan/Lisa, dan Dejan/Gloria. Semua adalah satu kesatuan tim."

Fadil juga tidak lupa mengapresiasi para pelatih yang telah bekerja keras memupuk dan membina anak-anak asuhnya untuk bisa mendapatkan hasil terbaik di ajang Super 1000 ini.

Baca Juga: Kalahkan Anthony Ginting dalam Perang Saudara, Jonatan Christie Juara All England!

"Pencapaian hari ini tidak lepas dari ketekunan para pelatih dan ofisial, terutama bagaimana para pelatih menggugah para atlet untuk melawan keraguan dalam diri sendiri. Apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih dan ofisial," tambah Fadil.

Indonesia keluar sebagai juara umum dengan dua medali emas dan tiga sektor lainnya diamankan oleh tiga negara berbeda.

Sektor tunggal putri direbut wakil Spanyol, Carolina Marin, yang menang atas wakil Jepang, Akane Yamaguchi, yang mundur di tengah laga saat kedudukan 26-24 dan 11-1.

Untuk sektor ganda putri diamankan wakil Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, yang mengandaskan wakil Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, dengan skor 21-19, 11-21, dan 21-17.

Sedangkan untuk sektor ganda campuran wakil Tiongkok Zheng Siwei/Huang Ya Qiong keluar sebagai yang terbaik usai menyingkirkan rivalnya asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, dengan skor 21-16 dan 21-11.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H