Akurat
Pemprov Sumsel

Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior: Skuad Indonesia Adaptasi Sistem Baru 110 Poin

Leo Farhan | 26 September 2024, 17:54 WIB
Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior: Skuad Indonesia Adaptasi Sistem Baru 110 Poin
 
 
AKURAT.CO, Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2024 akan bergulir di kota Nanchang, China, pada 30 September-13 Oktober mendatang.
 
Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior diawali nomor beregu sebelum dilanjutkan ke nomor perorangan.
 
Format nomor beregu Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior yang dikenal dengan nama Piala Suhandinata ini jauh berbeda dengan format-format sebelumnya.
 
 
Pasalnya sistem scoring kali ini akan menggunakan sistem relay point dengan total 110 poin dan bukan sistem poin 21x3 seperti umumnya.
 
Dalam format relay point kali ini, satu pertandingan akan diisi oleh sepuluh partai yang terdiri dari dua tunggal putra, dua tunggal putri, dua ganda putra, dua ganda putri, dan dua ganda campuran.
 
Partai pertama mencari sebelas poin dengan rally point tanpa setting. Partai kedua dan seterusnya berlaku kumulatif.
 
Adaptasi format baru ini menjadi fokus tim junior Indonesia jelang keberangkatan ke China, Jumat (27/9) besok.
 
Pelatih Sektor Tunggal Putra Pratama Pelatnas PBSI, Nunung Subandoro, menilai perubahan skor 21x3 menjadi 110 poin merupakan hal menarik yang bisa memberikan pengalaman baru untuk pasukannya.
 
"Apalagi di junior dengan sesuatu yang baru mereka akan lebih excited. Kami sudah lakukan simulasi kemarin sebagai bentuk adaptasi dan pengalaman bertanding mereka," kata Nunung.
 
 
"Untuk persiapan sudah bagus, kami menggelar pemusatan latihan sejak selesai Kejuaraan Asia Junior lalu. Tim ini juga beberapa mendapatkan pertandingan di level senior sebagai bekal penting."
 
Dengan bermodal beberapa kejuaraan internasional, Nunung optimistis pasukannya bisa menjadi senjata andalan tim Merah Putih untuk meraih poin.
 
Sementara itu, salah satu pebulutangkis Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, cukup antusias menjajal pengalaman baru dan menantang ini.
 
Walau ia tidak menampik bakal merasakan ketegangan karena harus menjajal sistem format poin anyar.
 
"Gim sebelas (poin) harus benar-benar panas dari awal, harus in dari awal. Ada tegangnya sedikit tapi menurut saya ini sesuatu yang baru dan menarik. Semoga nanti saya bisa maksimal dan memberikan poin untuk Indonesia," jelas Zaki.
 
Senada dengan Zaki, atlet tunggal putri, Mutiara Ayu Puspitasari, mengaku secara garis besar sudah cukup mengerti dengan perubahan sistem relay point yang bakal digunakan nanti.
 
Mutiara bahkan menyebut sistem ini juga memungkinkan setiap negara bisa merebut gelar juara.
 
"Menantang sekali tapi sangat menarik. Ibaratnya bermain estafet dan poinnya bisa kejar-kejaran terus," kata Mutiara menuntaskan.

Aturan Relay Point Piala Suhandinata 2024

1. Satu pertandingan terdiri dari sepuluh partai (dua tunggal putra, dua tunggal putri, dua ganda putra, dua ganda putri, dan dua ganda campuran).
 
2. Satu partai memperebutkan poin sebelas dan berlaku kelipatan. Contoh partai satu berakhir di poin 11-9, partai kedua dimulai dari poin 11-9 sampai 22. 
 
3. Interval setelah poin enam (6, 17, 28 dan seterusnya).
 
4. Lawan yang tidak mendapatkan poin lima di setiap partai, maka partai berikutnya otomatis memulai poin dari lima atau kelipatannya.
 
Contoh partai pertama skor berakhir dengan 11-0, maka pada partai dua akan dimulai dengan poin 11-5. Di partai kedua berakhir dengan 22-7, di partai ketiga dimulai dengan poin 22-10 dan seterusnua.
 
5. Tim pemenang adalah tim yang mencapai poin 110 pada partai kesepuluh. Misalnya tim A menang di sembilan partai awal, tapi tim B berhasil mendapatkan 110 terlebih dahulu, tim B menjadi pemenang.
 
6. Tidak ada poin setting.
 
7. Satu pemain bisa bermain rangkap maksimal empat pertandingan.
 
8. Pemain yang bermain rangkap berurutan tidak diberikan waktu tambahan istirahat.
 
9. Order of play akan ditentukan manajer tim saat coin toss yang dilakukan referee. Manajer tim pemenang coin toss menentukan siapa yang bermain di partai pertama dan ketiga, tim manajer lawan menentukan partai kedua dan keempat. Sektor yang tidak dipilih bermain di partai kelima.
 
10. Partai keenam sampai sepuluh mengulang order of play partai pertama sampai ke lima. Contoh:
1-5 MS-WD-XD-WS-MD
6-10 MS-WD-XD-WS-MD
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H