AKURAT.CO, PP PBSI melakukan beberapa rotasi pelatih di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Cipayung, Jakarta Timur. Salah satunya posisi pelatih kepala sektor tunggal putra utama.
Sebelumnya posisi tersebut diisi oleh Mulyo Handoyo. Namun, karena masalah kesehatan posisi tersebut digantikan oleh Indra Wijaya yang sebelumnya mengisi posisi kepala pelatih tunggal putri pratama.
"Kondisi kesehatan Pak Mulyo tidak dianjurkan dokter untuk melakukan perjalanan ke turnamen-turnamen dalam beberapa waktu ke depan. Kami mau Pak Mulyo lebih fokus sebagai kepala (staf) pelatih," kata Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, melalui keterangan yang diterima Akurat.co, Selasa (8/4).
"Kami juga mempunyai kebutuhan untuk asisten pelatih yang juga bisa turun langsung ke lapangan."
Untuk alasan di atas, PBSI bahkan sudah resmi menunjuk Ihsan Maulana Mustafa untuk menangani sektor tunggal putra pratama Pelatnas PBSI sebagai asisten pelatih mendampingi Wiempie Mahardi.
PBSI menunjuk Ihsan sebagai asisten pelatih karena latar belakangnya sebagai mantan pemain dan punya pengalaman menjadi pelatih. Penunjukkan ini juga sudah disanggupi oleh Ihsan.
Keputusan tersebut membuat Herli Djaenudin dirotasi sebagai kepala pelatih tunggal putri pratama dan akan menjalani tugasnya dengan didampingi Andriyanti Firdasari.
"Melihat kebutuhan tim, maka kami memutuskan melakukan rotasi dengan memindahkan Coach Herli sebagai kepala tunggal putri pratama," jelas Eng Hian.
"Kami berharap dengan rotasi ini prestasi di sektor tunggal putra dan putri pratama bisa lebih baik lagi."
Dengan beberapa rotasi yang terjadi, PBSI berharap situasi ini bisa menjadi lebih baik lagi dan tentunya bisa lebih maksimal dalam mempersiapkan program latihan sesuai kebutuhan atlet.