Akurat
Pemprov Sumsel

Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Indonesia Koleksi 23 Gelar, Tunggu Ganda Putri 'Pecah Telur'

Leo Farhan | 15 Agustus 2025, 17:40 WIB
Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Indonesia Koleksi 23 Gelar, Tunggu Ganda Putri 'Pecah Telur'
 
AKURAT.CO, Indonesia tercatat telah mengoleksi 23 gelar juara sepanjang sejarah Kejuaraan Dunia BWF atau BWF World Championship. Namun, ganda putri menjadi satu-satunya sektor yang belum pernah menyumbangkan medali emas.
 
Ajang bergengsi ini akan kembali hadir pada 25–31 Agustus 2025 di Adidas Arena, Paris, Prancis. Ini merupakan edisi ke-29 sejak pertama kali dilaksanakan pada 1977. Sepanjang perjalanan turnamen, ganda putri Indonesia baru mengoleksi tiga medali perak dan empat perunggu.
 
Ganda putra menjadi sektor yang paling sukses dengan torehan sepuluh medali emas, termasuk kontribusi besar Hendra Setiawan. Pemain veteran itu mengoleksi empat gelar juara dunia.
 
Tiga di antaranya bersama Mohammad Ahsan (2013, 2015, 2019) dan satu bersama almarhum Markis Kido (2007).
 
 
Tunggal putra berada di urutan kedua dengan enam medali emas. Namun, nomor ini mengalami puasa gelar sejak Taufik Hidayat terakhir kali juara pada 2005 atau tepatnya 20 tahun lalu.
 
Ganda campuran menyumbang lima gelar dengan pencapaian Liliyana Natsir yang menyamai Hendra Setiawan lewat catatan empat kali juara dunia. Dua diraihnya bersama Nova Widianto (2005, 2007) dan dua lainnya bersama Tontowi Ahmad (2013, 2017).
 
Sementara di sektor tunggal putri baru menghasilkan dua emas, yaitu lewat Verawaty Fadjrin (1980) dan Susi Susanti (1993). Sejak kemenangan Susi di Birmingham, Inggris, gelar untuk nomor ini belum bisa kembali diraih pasukan Merah Putih.
 
 
Emas pertama Indonesia di Kejuaraan Dunia lahir pada edisi perdana 1977 di Malmo, Swedia. Kala itu, Tjun Tjun/Johan Wahjudi mengalahkan pasangan senegara Ade Chandra/Christian Hadinata di final ganda putra.
 
Edisi tersukses Indonesia terjadi di Jakarta pada 1980. Sebagai tuan rumah, Indonesia mengirim delapan wakil ke final di semua sektor dan meraih empat emas. Christian Hadinata bahkan mencetak prestasi ganda dengan menjuarai sektor ganda putra dan ganda campuran.
 
Kesuksesan besar kedua terjadi pada 1993, saat tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putra masing-masing membawa pulang emas. Adapun emas terakhir Indonesia diraih Hendra/Ahsan pada 2019. Setelah itu, pencapaian terbaik hanya dua perak.

Daftar 23 Medali Emas Indonesiai Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF

Tunggal Putra
 
Rudy Hartono (1980)
Icuk Sugiarto (1983)
Joko Suprianto (1993)
Hariyanto Arbi (1995)
Hendrawan (2001)
Taufik Hidayat (2005)
 
Tunggal Putri
 
Verawaty Fadjrin (1980)
Susi Susanti (1993)
 
Ganda Putra
 
Tjun Tjun/Johan Wahjudi (1977)
Ade Chandra/Christian Hadinata (1980)
Rudy Gunawan/Ricky Subagja (1993)
Rexy Mainaky/Ricky Subagja (1995)
Sigit Budiarto/Candra Wijaya (1997)
Tony Gunawan/Halim Haryanto (2001)
Markis Kido/Hendra Setiawan (2007)
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (2013)
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (2015)
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (2019)
 
Ganda Campuran
 
Christian Hadinata/Imelda Wiguna (1980)
Nova Widianto/Liliyana Natsir (2005)
Nova Widianto/Liliyana Natsir (2007)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2013)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (2017)
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H