Malaysia Terbuka: Debut di Level Super 1000, Faza/Aisyah Siap Beri Kejutan di Kuala Lumpur
Leo Farhan | 5 Januari 2026, 15:15 WIB

AKURAT.CO, Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, tengah bersiap menapaki babak baru dalam karier mereka. Pasangan peringkat 22 dunia ini dijadwalkan melakoni debut di turnamen level prestisius, Malaysia Terbuka 2026.
Turnamen BWF World Tour Super 1000 ini akan menjadi panggung pertama Faza/Aisyah di level atas (Super 750+) setelah lebih dari setahun berpasangan. Menghadapi momen besar ini, baik Faza maupun Aisyah mengaku sangat antusias sekaligus tidak menyangka.
"Perasaannya pasti senang dipercaya buat pertandingan di level 1000 ini. Saya sangat bersemangat menyambut debut di Malaysia Open," ungkap Faza kepada awak media.
Baca Juga: Malaysia Terbuka: Terbang ke Kuala Lumpur Pagi Ini, Skuad Bulutangkis Indonesia Bawa Semangat Baru
Aisyah menambahkan, bisa tampil di level Super 1000 adalah impian yang menjadi kenyataan.
"Tidak terbayangkan akhirnya bisa debut di Super 1000. Kami ingin menampilkan permainan yang baik," kata Aisyah.
Mengingat level persaingan yang akan jauh lebih sengit di Axiata Arena nanti, Faza menekankan bahwa aspek mental menjadi fokus utama dalam persiapan mereka.
"Kalau saya sendiri lebih disiapkan secara mental. Harus percaya sama kemampuan masing-masing, kemampuan diri sendiri juga. Pelatih percaya kami turun di ajang sebesar ini jadi kami juga harus percaya kalau kami mampu," tegas Faza.
Senada dengan pasangannya, Aisyah menyoroti pentingnya fokus sejak menit awal pertandingan dimulai.
Baca Juga: China Masters: Putri KW ke Perempat Final, Ganda Campuran Indonesia Habis Usai Amri/Nita Tersingkir
"Kami harus siap dan in dari awal di level ini. Feeling mainnya dan penempatan bola harus langsung prima," tuturnya.
Kenaikan kelas Faza/Aisyah ke level Super 1000 bukan tanpa perjuangan. Meski tampil gemilang di sepanjang 2025 dengan meraih empat gelar juara Super 100 (Indonesia, Vietnam, Guwahati, dan Odisha), mereka sempat mengalami masa sulit di awal tahun lalu.
"Sebenarnya hasil itu dilihat setengah tahun terakhir saja yang bagus ya. Karena di awal tahun 2025, kami sempat dicoba di 300, di 500 tapi hasilnya kurang bagus. Itu sempat mengurangi kepercayaan diri," kata Faza.
Strategi tim pelatih untuk "turun level" ke Super 100 terbukti ampuh untuk mengembalikan mental bertanding mereka.
"Kami stop pertandingan tiga bulan buat persiapan lalu disuruh turun level. Dari situ kami coba bangun kepercayaan diri lagi. Alhamdulillah dapat beberapa gelar dan berpengaruh positif," lanjutnya.
Datang sebagai pemain non-unggulan, Faza/Aisyah tak gentar. Mereka justru mengusung misi untuk menggulingkan pemain-pemain top dunia di Malaysia Open 2026.
"Kami ingin membuat kejutan di sini dengan mengalahkan unggulan-unggulan. Tapi yang terpenting adalah bagaimana mengeluarkan permainan yang baik dan bagus," kata Faza.
Malaysia Terbuka 2026 sendiri akan digelar pada 6-11 Januari 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Turnamen pembuka musim ini menawarkan total hadiah fantastis sebesar 1,45 juta Dolar AS atau setara lebih dari Rp22 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









