Akurat
News
NasionalPolitikHukumMegapolitanDaerahDunia
Ekonomi
MakroKeuanganRiilMikroInfrastrukturUMKM
Entertainment
SelebritiShowbizViral
Rahmah
HikmahAl-quran & HadistDo'a dan IbadahKhazanah IslamWidget Islami
Lifestyle
FoodTrendHealthLoveParentingTravel
Tech
GadgetGamesOtomotifInfotech
Olahraga
SportainmentBolaBadmintonBalapArena
Infografis
Pendidikan
Opini
Photo
Pemprov Sumsel
/Badminton

​Indonesia Terbuka Digelar 11 Hari, PBSI Siapkan Turnamen Menghibur dengan Anggaran Membengkak

Dian Eko Prasetio | 10 Februari 2026, 18:23 WIB
​Indonesia Terbuka Digelar 11 Hari, PBSI Siapkan Turnamen Menghibur dengan Anggaran Membengkak
 

AKURAT.CO, Turnamen bulutangkis paling bergengsi di tanah air, Indonesia Terbuka, siap memasuki era baru.

Sejalan dengan transformasi global yang dicanangkan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), turnamen level Super 1000 ini akan memperpanjang durasi penyelenggaraannya menjadi sebelas hari.

Kabid Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menegaskan langkah yang diambil ini merupakan komitmen nyata Indonesia untuk tetap berada di garda terdepan pengembangan bulutangkis dunia.

Baca Juga: BWF Dobrak Tradisi! Kalender 2027-2030 Makin Padat, Denmark Terbuka Naik Kasta ke Super 1000

Pria yang akrab disapa Koh Rudy ini tidak menampik durasi yang lebih panjang akan menguras kantong penyelenggara lebih dalam.

Namun, ia memandang kenaikan biaya operasional tersebut sebagai langkah strategis bagi posisi Indonesia di mata internasional.

"Dari sisi penyelenggara, penerapan durasi sebelas hari tentu berdampak pada meningkatnya biaya operasional karena waktu pelaksanaan yang lebih panjang," kata Rudy melalui keterangan resminya.

"Namun, PBSI memandang hal ini sebagai investasi jangka panjang untuk mempertahankan posisi Indonesia Open sebagai turnamen premier dunia."

Perubahan format ini juga disebut membawa angin segar bagi para pebulutangkis, khususnya di sektor tunggal.

Baca Juga: Nuansa Baru, Karpet Biru Bakal Jadi Trademark Indonesia Terbuka 2025

Kuota peserta dipastikan membengkak dari 32 menjadi 48 pemain. Artinya, kesempatan bagi para atlet untuk mencicipi atmosfer level tertinggi kini semakin terbuka lebar.

Tak hanya itu, penggunaan sistem setengah kompetisi (fase grup) hingga babak 16 besar menjamin setiap atlet melakoni lebih banyak pertandingan.

Kepadatan jadwal tersebut akan diimbangi dengan waktu pemulihan yang lebih baik.

"Dengan durasi turnamen yang lebih panjang serta hanya menggunakan dua lapangan pertandingan, atlet memiliki waktu istirahat yang lebih memadai," jelas sosok yang juga menjabat sebagai Dewan BWF ini.

"Hal ini diharapkan dapat menjaga kualitas permainan serta performa atlet sepanjang turnamen." 

Lebih dari sekadar ajang pertandingan, Indonesia Terbuka 2027 akan dikemas dengan balutan hiburan yang lebih kental.

Konsep sportainment akan menjadi nyawa baru untuk memanjakan para penonton yang hadir langsung di arena maupun yang menyaksikan lewat layar kaca.

" Sportainment menjadi bagian penting untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih menarik. Durasi yang lebih panjang memungkinkan hadirnya berbagai elemen hiburan dan aktivasi di luar lapangan pertandingan," tambah Bambang.

PBSI meyakini perpaduan antara kualitas kompetisi tingkat tinggi dan unsur hiburan kelas dunia akan memperkuat daya tarik Indonesia Terbuka.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memuaskan dahaga penggemar setia, melainkan juga mendukung misi BWF dalam memperluas popularitas bulutangkis ke jangkauan global yang lebih luas.

 
 
 
#pbsi#bwf#indonesia terbuka#Bambang Roedyanto
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dian Eko Prasetio
D
Editor
Dian Eko Prasetio

Berita Terkait

SEA Games: Indonesia Waspada, Eng Hian Bakal Petakan Kekuatan Lawan Tim Bulutangkis Indonesia
SEA Games: Indonesia Waspada, Eng Hian Bakal Petakan Kekuatan Lawan Tim Bulutangkis Indonesia
SEA Games: Tak Muluk-muluk, Taufik Hidayat Sebut Target 2 Emas Cabang Bulutangkis Realistis
SEA Games: Tak Muluk-muluk, Taufik Hidayat Sebut Target 2 Emas Cabang Bulutangkis Realistis
SEA Games: Pilih Fokus ke Final BWF, Jonatan Christie Mundur dari Skuad Indonesia
SEA Games: Pilih Fokus ke Final BWF, Jonatan Christie Mundur dari Skuad Indonesia
SEA Games: PBSI Tambah Pemain di Daftar Panjang, Ada Gregoria Mariska dan Sabar/Reza
SEA Games: PBSI Tambah Pemain di Daftar Panjang, Ada Gregoria Mariska dan Sabar/Reza

Berita Terkini

PN Medan Tolak Praperadilan Kasus Kayu Ilegal, Tersangka Segera Disidangkan
Hukum21 April 2026, 22:19 WIB

PN Medan Tolak Praperadilan Kasus Kayu Ilegal, Tersangka Segera Disidangkan

DPD RI Akan Temui Menko Polkam, Cari Jalan Selesaikan Konflik di Papua
Nasional21 April 2026, 22:14 WIB

DPD RI Akan Temui Menko Polkam, Cari Jalan Selesaikan Konflik di Papua

PM Albanese Telepon Prabowo, Apresiasi Indonesia Ekspor Urea ke Australia
Nasional21 April 2026, 22:05 WIB

PM Albanese Telepon Prabowo, Apresiasi Indonesia Ekspor Urea ke Australia

Adaro Andalan Siapkan Buyback Rp5 Triliun, Sinyal Penopang Harga Saham di Tengah Ketidakpastian Energi
Keuangan21 April 2026, 21:45 WIB

Adaro Andalan Siapkan Buyback Rp5 Triliun, Sinyal Penopang Harga Saham di Tengah Ketidakpastian Energi

Hansi Flick Ingin Bertahan di Barcelona Sampai Juara Liga Champions dan Camp Nou Selesai Direnovasi
Bola21 April 2026, 21:42 WIB

Hansi Flick Ingin Bertahan di Barcelona Sampai Juara Liga Champions dan Camp Nou Selesai Direnovasi

Terpopuler

  1. 1
    Donald Trump Balas PM Italia Giorgia Meloni yang Mengecamnya karena Menyerang Paus Leo
  2. 2
    Sejumlah ilmuwan AS yang Terlibat Pengembangan Penangkal Nuklir dan Teknologi Antariksa Hilang Misterius
  3. 3
    Cara Daftar PHTC 2026: Syarat Lengkap, Link Resmi, dan Tips Lolos Seleksi
  4. 4
    Gagal Blokade Selat Hormuz, Ini yang Terjadi pada Dua Kapal AS
  5. 5
    Iran Keluarkan Pernyataan Resmi Menolak Perundingan Baru dengan Amerika Serikat
  6. 6
    Kenapa Ikan Sapu-sapu Dimusnahkan? Ini Bahaya dan Dampaknya bagi Lingkungan
  7. 7
    Pdt. Jacky Manuputty: Ceramah Jusuf Kalla 'Mati Syahid' Tidak Sepenuhnya Keliru
  8. 8
    Trump Ingin “Kesepakatan Besar” dengan Iran, AS Janjikan Kemakmuran Jika Tuntutannya Dipenuhi
  9. 9
    DPR Hindari Bahas RUU Pemilu di Ujung Waktu, Pilih Matangkan Kajian
  10. 10
    Dasco Bantah Isu Fusi Gerindra-Nasdem, Tidak Pernah Ada Pembicaraan
logo

Jl. Tentara Pelajar, Rukan Permata Senayan, Blok A-15, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

+62 21 5794 1110 / +62 21 5794 0640
[email protected]

PT. Akurat Sentra Media

Telah diverifikasi oleh Dewan Pers Sertifikat Nomor 626/DP-Verifikasi/K/XI/2020

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy
©2025 Akurat.co