Akurat
Pemprov Sumsel

Swiss Terbuka 2026: Anthony Ginting Menang Mudah, Ubed Gugur di Tangan Unggulan Pertama

Dian Eko Prasetio | 12 Maret 2026, 01:30 WIB
Swiss Terbuka 2026: Anthony Ginting Menang Mudah, Ubed Gugur di Tangan Unggulan Pertama
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, saat tampil di babak 32 besar Swiss Terbuka 2026 di Basel, Swiss, Rabu (11/3/2027). PBSI

AKURAT.CO, Nasib berbeda dialami dua pebulutangkis tunggal putra Indonesia pada putaran pertama Swiss Terbuka 2026 yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Rabu (11/3) waktu setempat.

Anthony Sinisuka Ginting sukses melaju ke babak 16 besar Swiss Terbuka sementara juniornya Moh Zaki Ubaidillah harus angkat koper lebih cepat usai bertarung habis-habisan melawan raksasa China.

Di laga pertama, Anthony Ginting mampu menunjukkan kelasnya sebagai pemain papan atas dunia. Menghadapi wakil Chinese Taipei, Wang Tzu Wei, Ginting tampil dominan dan mengunci kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-11 dan 21-17.

Keberhasilan pebulutangkis 29 tahun itu tidak lepas dari kesiapan strategi yang matang. Meski sudah lama tidak bertemu, Anthony Ginting sudah mengantongi kelemahan Wang Tzu Wei.

"Saya lebih berani mengolah bola, lawan Wang Tzu Wei sendiri tidak bisa langsung dapat poin gampang jadi memang harus berani mengembangkan permainan, mengadu strategi. Selain itu, saya juga tidak banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Ginting.

Mengenai peta persaingan di Basel, Ginting enggan memandang remeh lawan. Apalagi, persaingan di sektornya cukup merata lantaran banyak pemain top yang ambil bagian.

"Saya mau fokus satu-satu dulu saja, Puji Tuhan bisa melaju ke babak kedua," tambahnya.

Ubed Hampir Kejutkan Li Shi Feng

Sementara itu, pujian patut diberikan kepada pemain muda Moh Zaki Ubaidillah. Menghadapi unggulan pertama sekaligus juara All England 2023, Li Shi Feng, pebulutangkis yang karib disapa Ubed itu memaksa bintang China tersebut bermain rubber game sebelum menyerah dengan skor 22-24, 21-16, dan 16-21.

Ubed sejatinya tampil luar biasa di gim pertama dengan sempat mengontrol permainan dan unggul poin. Namun, pengalaman Li Shi Feng berbicara di poin-poin kritis.

Selain faktor mental, Ubed mengakui ada kendala fisik yang mengganggu pergerakannya di gim penentuan.

"Li Shi Feng tadi lebih siap dan lebih tahan di poin-poin akhir. Ini jadi pelajaran buat saya untuk lebih fokus menjelang match selesai. Selain itu, kondisi betis dan paha saya juga mau kram jadi agak mengganggu pergerakan," jelas Ubed.

Meski kalah, Ubed membuktikan bahwa nyalinya tidak menciut menghadapi pemain unggulan pertama turnamen.

"Sebenarnya dari saat keluar undian, saya sudah mempelajari permainan dia. Saya sudah siap untuk main capek dan adu tahan, tapi hari ini belum beruntung," katanya.

Selain Ginting, sektor tunggal putra masih berpeluang menambah wakil lagi di babak 16 besar lewat Alwi Farhan. Namun, juara Indonesia Masters 2026 itu harus bisa lebih dulu menjinakkan permainan wakil China lainnya, Hu Zhe An.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.