Tersingkir oleh Chou, Anthony Ginting Evaluasi Demi Top 20

AKURAT.CO Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus mengakui keunggulan lawannya pada babak 16 besar Orleans Masters 2026.
Ia takluk dari wakil Chinese Taipei, Chou Tien Chen, dengan skor 14-21, 10-21 dalam laga yang berlangsung di Orleans, Kamis (19/3/26)
Ginting menilai lawannya tampil dominan sepanjang pertandingan. Ia mengakui kesulitan keluar dari tekanan permainan yang dikendalikan sepenuhnya oleh Chou.
Baca Juga: Swiss Terbuka: Anthony Ginting Tampil Klinis, Alwi Farhan Tunjukkan Mentalitas Baja
“Secara keseluruhan bisa dibilang pola permainan dari awal sampai selesai, dia yang kontrol semua. Memang masuk ke pola permainan dia semua," ucap Ginting dalam keterangan resminya.
Berbagai upaya sebenarnya telah dilakukan untuk mengubah jalannya pertandingan. Namun, Ginting mengakui dirinya belum mampu menemukan strategi yang tepat untuk meredam permainan lawan.
“Sudah mencoba buat adu semua strategi tapi ya kurang bisa cerdik dalam menyusun strategi yang tepat dan melakukannya. Hari ini Chou bermain lebih baik.”
Selain mengakui keunggulan lawan, Ginting juga mengambil pelajaran penting dari sosok Chou yang tetap mampu bersaing di level tertinggi meski tidak lagi muda.
Menurutnya, konsistensi performa Chou tidak lepas dari kemampuannya menjaga kondisi fisik. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi Ginting untuk diterapkan dalam kariernya.
“Chou dengan usianya sekarang masih ada di level atas menjadi pelajaran juga buat saya bagaimana cara dia jaga badannya. Itu yang juga harus saya terapkan ke diri saya, harus aware dengan kondisi, apa yang mesti dilakukan karena kembali lagi saya percaya kalau badannya sehat pasti bisa bermain dengan baik dan bagus. Maksudnya fokusnya lebih ke strategi di lapangan, tidak terpecah," bebernya
Baca Juga: Swiss Terbuka 2026: Anthony Ginting Menang Mudah, Ubed Gugur di Tangan Unggulan Pertama
Ginting pun menegaskan bahwa kebugaran fisik menjadi fondasi utama dalam menjaga performa di lapangan. Dengan kondisi tubuh yang prima, fokus terhadap strategi permainan bisa lebih maksimal.
Meski hasil di turnamen ini belum sesuai harapan, Ginting memilih untuk tidak terlalu jauh memikirkan target jangka panjang. Ia ingin fokus pada proses pemulihan performa secara bertahap.
Kendati demikian, ia tetap memiliki target pribadi yang ingin dicapai dalam waktu dekat, yakni kembali ke jajaran elite dunia.
“Kalau sekarang memang nggak terlalu berpikiran terlalu jauh tapi pasti target pribadi ada. Saya ingin kembali ke top 20 tahun ini dan itu jadi acuan tujuan saya," tegas Ginting.
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Ginting dalam upayanya bangkit di turnamen berikutnya. Ia diharapkan mampu memperbaiki performa dan kembali bersaing di level tertinggi bulu tangkis dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









