Akurat
Pemprov Sumsel

Indonesia Terbuka: Penasaran, Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani Incar Gelar Perdana di Istora

Dian Eko Prasetio | 14 April 2026, 17:31 WIB
Indonesia Terbuka: Penasaran, Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani Incar Gelar Perdana di Istora
Pebulutangkis Indonesia dalam sesi konferensi pers Indonesia Terbuka 2026 di Jakarta, Selasa (14/4/2026). Kiri ke kanan: Jonatan Christie, Febi Setianingrum, Putri Kusuma Wardani, Raymond Joaquin.

AKURAT.CO, Dua pilar bulutangkis Indonesia, Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani, secara terbuka menyatakan kesiapan mereka untuk tampil habis-habisan di ajang Indonesia Terbuka 2026.

Turnamen level BWF World Tour Super 1000 yang akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, 2–7 Juni mendatang, itu menjadi panggung pembuktian bagi ambisi pribadi keduanya.

Bagi Jonatan Christie, Indonesia Terbuka bukan sekadar turnamen biasa. Meski sudah mengoleksi gelar juara Asian Games dan Indonesia Masters di lokasi yang sama, podium tertinggi Indonesia Terbuka masih menjadi "puzzle" yang belum lengkap dalam karier pemain yang akrab disapa Jojo ini.

"Pertama pasti ada rasa penasaran tersendiri karena Indonesia Open saya belum pernah menjuarai. Itu juga salah satu yang menjadi target pribadi saya," kata Jojo-sapaan Jonatan Christie-di Hotel Kempenski, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

"Indonesia Open adalah salah satu turnamen terbaik di dunia yang saya harap bisa mendapatkan gelarnya."

Menanggapi persaingan sektor tunggal putra yang kian kompetitif, Jojo menilai peringkat dunia bukan lagi jaminan mutlak untuk memenangi pertandingan. Baginya, peran sport science telah meratakan kekuatan para atlet dunia.

"Mungkin di zaman sekarang sport science itu sangat penting. Banyak atlet yang perkembangannya cukup pesat. Jadi kembali lagi ke diri masing-masing, seberapa maksimal kita bisa bersaing di kompetisi saat ini," tambahnya.

Dahaga Putri Kusuma Wardani di Indonesia Terbuka

Ambisi serupa juga datang dari pebulutangkis tunggal putri peringkat enam dunia, Putri Kusuma Wardani. Putri mengaku memiliki rasa penasaran yang besar untuk bisa menembus babak-babak krusial di hadapan publik sendiri.

"Penasaran juga sebetulnya, kan main di Indonesia aku sampai semifinal tuh belum pernah, ya. Target pribadi pastinya ingin dapat hasil terbaik di Indonesia Open," kata Putri.

Putri menekankan bahwa kunci utama untuk menggulingkan pemain di jajaran top five adalah konsistensi pola permainan dan ketahanan fokus.

Menurutnya, melawan pemain elite dunia menuntut mentalitas yang tidak boleh goyah sedikit pun dari awal hingga akhir laga.

Dukungan penuh datang dari induk organisasi, PP PBSI. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Subagja, menegaskan bahwa status tuan rumah harus menjadi modal kepercayaan diri bagi para atlet. '

PBSI mematok target tinggi agar para pebulutangkis nasional mampu memberikan kebanggaan bagi masyarakat.

"Bermain di kandang sendiri harus menjadi motivasi tambahan untuk tampil lebih percaya diri. Namun, yang tidak kalah penting, kami ingin melihat progres dan daya juang atlet kita dalam menghadapi kompetisi level tertinggi dunia," tegas Ricky.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.