Piala Thomas & Uber: China Dekati Rekor Indonesia, Korea Raih Gelar Ketiga

AKURAT.CO, Gelaran Piala Thomas & Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, resmi berakhir.
Banyak kejutan yang terjadi pada turnamen yang bergulir mulai dari 24 April sampai 3 Mei 2026 ini.
Untuk Piala Thomas, ini adalah perebutan gelar yang ke-34 di mana tim putra China meraih gelar ke-12—hanya terpaut dua gelar dari Indonesia yang mengoleksi 14 gelar—setelah menundukkan tim "kuda hitam", Prancis, dengan skor 3-1.
Poin pertama China disumbangkan oleh pebulutangkis peringkat satu dunia, Shi Yu Qi, yang menundukkan perlawanan Christo Popov lewat laga sengit fengan skor 21-16, 16-21, dan 21-17.
Namun, Prancis langsung berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah tunggal kedua mereka, Alex Lanier, berhasil menghentikan perlawanan Li Shi Feng lewat skor straight set 21-13 dan 21-10.
Memasuki partai ketiga, China kembali unggul lewat atlet tunggal ketiga mereka, Weng Hong Yang, usai menaklukkan Toma Junior Popov lewat laga sengit dengan skor akhir 22-20, 20-22, dan 21-19.
Gelar Piala Thomas ke-12 China dipastikan lewat ganda putra pertama mereka, He Ji Ting/Ren Xiang Yu, yang mengandaskan perlawanan Eloi Adam/Leo Rossi dengan straight set 21-13 dan 21-16.
Walau Prancis harus kalah di laga puncak, ini adalah catatan sejarah lantaran untuk pertama kalinya mereka mampu melangkah sampai partai final.
Tidak hanya itu, dalam perjalanannya, Prancis berhasil menumbangkan tim-tim kuat seperti Indonesia dan juara bertahan, India.
"Jika Anda memberi tahu saya di awal turnamen bahwa kami akan berada di final, saya tidak akan percaya," kata Toma Junior Popov sebagaimana dikutip dari laman resmi BWF.
Beralih ke perebutan Piala Uber, tim putri Korea Selatan berhasil meraih gelar ketiga mereka usai mengandaskan perlawanan juara bertahan, China, dengan skor 3-1.
Poin pertama tim Negeri Gingseng disumbangkan lebih dulu oleh ratu bulutangkis dunia, An Se Young, yang berhasil mengalahkan Wang Zhi Yi dengan skor cukup telak 21-10 dan 21-13.
Namun, China berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat ganda pertama mereka, Liu Sheng Su/Tan Ning, yang berhasil mengalahkan Jeong Na Eun/Lee So Hee dengan straight set 21-15 dan 21-12.
Tetapi setelahnya, Korea Selatan langsung melesat dengan meraih dua poin beruntun lewat penampilan Kim Ga Eun dan pasangan ganda Baek Ha Na/Kim Hye Jeong.
Bagi Ga Eun, kemenangan ini terasa spesial lantaran ia sempat dicoret dari daftar susunan pemain (line-up) saat Korea Selatan menghadapi Indonesia di babak semifinal.
Namun, keputusan tim pelatih tersebut justru menjadi motivasi besar bagi pemain peringkat 17 dunia ini untuk membuktikan kualitasnya di partai puncak.
"Saya tidak masuk line-up saat melawan Indonesia karena performa saya kurang baik di laga sebelumnya. Tetapi hal itu membantu saya menghemat energi untuk hari ini, dan itu juga menjadi motivasi bagus. Saya sangat senang," kata Ga Eun.
Di sisi lain, Chen Yu Fei mengakui keunggulan lawannya. Ia menyebut Ga Eun bermain sangat sabar sementara dirinya banyak melakukan kesalahan sendiri.
"Dia (Ga Eun) bermain sangat sabar. Saya melakukan terlalu banyak kesalahan. Saya terlalu banyak berpikir dan kecepatan saya menurun, sehingga dia mengambil kesempatan itu," jelas Chen Yu Fei.
Keberhasilan tim Uber Korea Selatan ini menjadi obat pelipur lara bagi skuad Negeri Gingseng setelah tim Thomas mereka harus tersingkir lebih awal di fase grup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







