MotoGP Mengalami Musim Yang Aneh Dengan Hilangnya Dominasi Pabrikan Jepang
AKURAT.CO, Fakta bahwa Marc Marquez dan Fabio Quartararo berada di luar sepuluh besar klasemen musim 2023 adalah hal yang ganjil mengingat mereka adalah pembalap juara dunia pabrikan Jepang di MotoGP.
Diawali Barry Sheene sebagai pembalap pabrikan Jepang pertama yang menjadi juara MotoGP (dulu kelas 500 cc) pada 1976 bersama Yamaha, pabrikan Asia “menjajah” balap motor paling bergengsi dunia sejak itu.
Dan sejak itu pula, hanya Casey Stoner beserta Fransesco Bagnaia yang sukses merobek dominasi pabrikan Jepang bersama Ducati. Itu pun Stoner hanya menang sekali bersama Ducati pada 2007 dan Bagnaia pada tahun lalu.
Baca Juga: Pindah Ke Honda Yang Sedang Terpuruk, Johann Zarco Dianggap Ambil Risiko
Tetapi MotoGP musim ini cukup “aneh” karena Ducati yang merupakan pabrikan Italia mendominasi dengan menempatkan lima pembalap di enam besar klasemen sementara. Di jajaran sepuluh besar, hanya pembalap KTM (Austria) dan Aprilia (Italia) selain Ducati.
“Situasinya sangat sulit. Saya tidak pernah melihat situasi seperti ini di grand prix sejak saya terlibat (di MotoGP),” kata komentator senior MotoGP, Nick Harris, sebagaimana dipetik dari Crash.
Fabio Quartararo adalah pembalap pabrikan Jepang dengan posisi terbaik di peringkat kesebelas klasemen MotoGP 2023. Patut dicatat bahwa pembalap asal Prancis yang membalap dengan bendera Yamaha ini adalah juara dunia musim 2021.
Baca Juga: Fabio Quartararo Sebut Dominasi Bagnaia Seperti Verstappen Di F1
Adapun yang lebih ironis lagi adalah juara dunia delapan kali, Marc Marquez. Pembalap yang bernaung di Repsol Honda sejak debut di MotoGP pada 2013 itu tenggelam di posisi ke-19 klasemen sementara.
Pembalap KTM, Brad Binder, mengaku cukup sedih melihat juara dunia seperti Marquez dan Quartararo harus berjuang sesulit seperti yang mereka hadapi saat ini. Sebagai kompetitor, Binder tak bisa membayangkan rasanya berada di posisi bawah dengan status sebagai juara dunia seperti Quartararo dan Marquez.
“Sedih rasanya melihat para pembalap seperti Marc dan Fabio benar-benar berjuang,” kata Binder. “Karena mereka adalah juara dunia, mereka adalah pembalap luar biasa. Sulit melihat mereka berjuang jadi saya tidak bisa membayangkan jika saya menjadi mereka, pasti bakal lebih sulit.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








