Desainer Teknik Legendaris Dikabarkan Tinggalkan Red Bull karena Skandal Christian Horner

AKURAT.CO, Skandal tuduhan perilaku tak pantas yang dituduhkan terhadap bos Red Bull, Christian Horner, ternyata belum padam. Terakhir, Kepala Bagian Desain Teknik Red Bull, Adrian Newey, disebut meninggalkan posisinya karena isu ini.
Kepergian Adrian Newey yang disebut-sebut sebagai desainer Teknik Formula 1 (F1) terbaik sepanjang sejarah itu memicu dugaan bahwa kasus Christian Horner berdampak pada suasana tim.
BBC menyebut baik Red Bull dan Adrian Newey belum merespons kabar ini untuk menyatakan komentar. Hanya saja, pria berkebangsaan Inggris berusia 65 tahun tersebut dirumorkan sedang didekati Ferrari dan Aston Martin.
Baca Juga: Jos Verstappen: Max Banyak Ditanya Soal Kasus Christian Horner, Dia tidak Menyukainya
Newey mengaku merasa posisinya tidak stabil di Red Bull sejak kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Christian Horner mengemuka pada Februari lalu. Adapun pengaduan datang dari salah satu pekerja wanita Red Bull.
Kontrak Newey bersama Red Bull sejatinya berakhir pada 2025. Namun, dia disinyalir kuat bakal melakukan negosiasi untuk meninggalkan tim yang bermarkas di Milton Keynes itu akhir musim ini.
Bergabung ke Red Bull pada 2006, Newey sebenarnya bisa dikatakan satu gelombang datang dengan Christian Horner yang tiba setahun sebelumnya. Dua figur ini membangun dominasi Red Bull dalam dua periode.
Yakni pada dekade 2010-2013 di mana Sebastian Vettel menyapu empat gelar juara dunia beruntun. Dan nyaris satu dekade kemudian membawa Max Verstappen meraih tiga gelar juara dunia terakhir setelah periode dominasi Mercedes.
Baca Juga: Christian Horner Resmi Dibebaskan dari Tuduhan, Bersiap untuk Seri Pembuka di Bahrain
Newey memulai karier mekaniknya pada 1984 di balapan Indy Car. Empat tahun kemudian pindah ke F1 untuk Leyton House dan bertahan di tim tersebut sampai 1990.
Mekanik yang disebut menerima gaji US$10 juta (sekitar Rp161,7 miliar) per tahun dari Red Bull itu juga tersangkut dalam kasus kematian pembalap legendaris asal Brasil, Ayrton Senna, di Grand Prix San Marino 1994.
Newey disidang dengan tuduhan pembunuhan karena terlibat dalam desain mobil yang dikendarai Ayrton Senna dalam insiden yang menewaskan sang pembalap di Imola, Italia, itu,
Newey dibebaskan dari tuduhan pada 1997 namun jaksa mengajukan banding pada 1999. Newey akhirnya dibebaskan secara penuh pada Mei 2025 oleh Mahkamah Agung Italia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








