Marc Marquez Sempat Tolak Klausul Kontrak Awal dari Ducati
Leo Farhan | 19 Juni 2024, 15:05 WIB

AKURAT.CO Marc Marquez menjelaskan kenapa dirinya tidak menerima klausul kontrak awal dari Ducati, tidak seperti yang didapatkan pemuncak klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP 2024, Jorge Martin.
Hasilnya, pada musim depan Marquez akan pindah dari Gresini ke tim pabrikan Ducati. Sementara Martin lebih memilih meninggalkan Pramac untuk membela Aprilia di susunan pembalap MotoGP 2025.
Ducati awalnya menawarkan Martin kursi di tim pabrikan, tapi itu datang dengan klausul kontrak jika Marquez memenangkan kejuaraan tahun ini, dia secara otomatis dipromosikan ke tim pabrikan dengan megorbankan Martin.
Martin menerima syarat itu, tapi tidak untuk Marquez. Kakak kandung Alex Marquez itu, menolak klausul dari Ducati lantaran memiliki alasan, jika ingin bersaing secara adil, Anda harus memiliki kendaraan yang sama di atas lintasan.
"Sederhana saja. Salah satu alasannya, dan yang utama, adalah, jika Anda ingin meraih prestasi di lintasan, Anda harus memiliki senjata (kendaraan) yang sama. Dan sekarang saya tidak memilikinya," kata Marquez dikutip AS.
Pasalnya, saat ini Marquez menunggangi motor Desmosedici GP23, sementara Martin, Enea Bastianini dan juara bertahan Francesco Bagnaia mengendarai Desmosedici GP24.
Marquez memerjelas bahwa peralihan ke Pramac tidak dapat diterima, sebuah sikap tidak terduga yang pada dasarnya memaksa Ducati untuk mengubah keputusan awal mereka untuk memberikan motor resmi kepada Martin tahun depan.
"Tapi itu bukan alasan. Saya menunjukkan bahwa saya bisa kompetitif. Hal lainnya adalah sangat jelas bahwa saya tidak akan berpindah dari satu tim satelit ke tim satelit lainnya," terang Marquez.
Dalam sisa perebutan gelar tahun ini (saat ini dipimpin oleh Martin) kini akan berlangsung dengan sub-plot bahwa Martin pindah ke Aprilia, dan Marquez pindah ke tim pabrikan Ducati, pada tahun 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







