Moto2 AS: Mario Aji Optimistis Ulangi Memori Manis 10 Besar di COTA
AKURAT.CO, Pembalap Indonesia di kelas Moto2, Mario Suryo Aji, mengusung motivasi tinggi jelang seri ketiga musim 2026 di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat.
Rider berjuluk Super Mario ini bertekad mengulangi bahkan melampaui pencapaian impresifnya tahun lalu di Moto2 AS tahun ini.
Pada musim sebelumnya, Mario Aji sukses mencuri perhatian pencinta balap tanah air setelah berhasil finis di posisi kesembilan.
Catatan gemilang di sepuluh besar tersebut menjadi modal berharga bagi pembalap asal Magetan ini untuk kembali bertarung di barisan depan Moto2 AS pada akhir pekan ini.
Berbeda dengan balapan tahun lalu yang berlangsung dalam kondisi basah (wet race), prakiraan cuaca di Austin pekan ini diprediksi akan kering.
Mario mengaku tidak gentar dan justru tertantang untuk membuktikan kecepatannya dalam kondisi normal.
"Ya, saya optimistis untuk mengulangi momentum yang sama dari tahun kemarin, bahkan lebih baik lagi. Mario ingin mengulangi momentum itu atau bahkan lebih baik lagi di kondisi kering," kata Mario dalam sesi wawancara daring pada Kamis (26/3) malam WIB.
Bukan cuma itu persiapan yang sudah dilakukan Mario, timnya disebut sudah mengantongi data penting dari performa musim lalu yang siap dioptimalkan pada balapan nanti.
"Momentum bagus sudah didapat di dua balapan terakhir dan Mario ingin mempertahankan itu di sini. Datanya juga sudah ada, tinggal dioptimalkan," tegasnya.
Adaptasi dan Karakter Tricky COTA
Circuit of the Americas dikenal sebagai salah satu sirkuit paling sulit untuk ditaklukkan, terutama bagi pembalap yang belum memiliki jam terbang tinggi di sana.
Jarak lintasan yang panjang serta lebar sirkuit yang di atas rata-rata menjadi tantangan tersendiri.
"COTA termasuk karakter sirkuit yang paling susah untuk adaptasi. Jaraknya panjang dan lebar sirkuit cenderung lebih dari lainnya karena juga dipakai balap roda empat. Cukup teknikal, tapi sekalinya menemukan ritme atau poin-poin yang tricky, saya rasa semua pembalap bisa cepat di sana," jelas Mario.
Mengenai gaya balap, Mario merasa adaptasinya di atas motor kini jauh lebih matang dibandingkan tahun pertamanya di kelas tersebut.
Menurutnya, sektor terakhir COTA yang mengalir (flowing) dan sektor pertama yang teknikal dengan speed corner sangat ia nikmati jika sudah mendapatkan feeling yang tepat.
Target Barisan Depan
Meski menyadari tantangan di kelas Moto2 sangat ketat, Mario tetap mematok target tinggi untuk balapan hari Senin (30/3) dini hari WIB mendatang.
Ia berharap proses adaptasi dengan motor versi 2026 miliknya bisa berjalan kilat sejak sesi latihan bebas pertama.
"Targetnya tentu mengharapkan bisa kompetitif bertarung di barisan depan. Semoga bisa adaptasi dengan cepat di sirkuit COTA ini," katanya.
Penampilan Mario Aji di Amerika Serikat ini juga menjadi momen krusial bagi publik Indonesia untuk melihat dua wakil Merah Putih bersinar setelah sebelumnya Veda Ega Pratama juga menyatakan ambisi serupa di kelas Moto3.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







