AKURAT.CO, Ibu Presiden Federasi Sepakbola Spanyol, Luis Rubiales, melakukan mogok makan sebagai bentuk perlawanan atas kritik yang diajukan pada putranya. Angeles Bejar, demikian nama ibu Rubiales, diketahui mengunci diri di sebuah gereja di Motril, Spanyol, sejak Senin (28/8).
Kepada media Spanyol, Angeles Bejar mengatakan bahwa mogok makan itu akan dilakukannya tanpa batas waktu, baik siang dan malam. Ia menyebut bahwa tindakan media dan seluruh pihak terhadap putranya merupakan aksi “perburuan berdarah dan tanpa perikemanusiaan.”
Juru bicara keluarga yang merupakan sepupu Luis Rubiales, Vanessa Ruiz, mengatakan bahwa keluarganya mengalami penderitaan karena serbuan media sejak kontroversi ciuman atas Jenni Hermoso mencuat ke publik. Ruiz menganggap bahwa Rubiales dihakimi sebelum sempat membela diri.
Baca Juga: Pelatih Timnas Putri Spanyol Sebut Aksi Cium Luis Rubiales Tak Pantas
“Kami sangat menderita untuk dia. Dia dihakimi sebelum membela diri,” kata Ruiz sebagaimana dipetik dari BBC. “Mereka (media) tidak berhenti mengganggu kami. Kami harus meninggalkan rumah kami. Kami ingin mereka meninggalkan kami dan kepada Jenni (Hermoso) katakan yang sebenarnya. Ini tidak adil.”
RFEF berada dalam krisis setelah video Rubiales mencium bibir Jenni Hermoso di podium juara Piala Dunia Putri 2022 menyebar di media sosial. Hermoso yang merupakan penyerang Timnas Putri Spanyol tersebut mengatakan bahwa ia tidak menyukai tindakan Rubiales dan menggap tak memberi persetujuan untuk aksi itu.
Luis Rubiales kemudian dikecam berbagai pihak dan didesak untuk mundur dari jabatannya. FIFA bahkan menskors statusnya sebagai Presiden RFEF selama penyelenggaraan penyelidikan terhadap insiden yang terjadi di Stadion Australia, Sydney, Australia, 20 Agustus silam itu.
Pada saat yang sama, aksi mogok makan Angeles Bejar dilakukan ketika perwakilan serikat pesepakbola profesional Spanyol, Futpro, sedang menggelar pertemuan dengan RFEF. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Menteri Tenaga Kerja Spanyol, Yolanda Diaz.
Luis Rubiales sendiri menolak mundur dari jabatannya dalam rapat luar biasa RFEF pekan lalu. Sebagai respons atas sikap itu, skuat Timnas Putri Spanyol menolak bermain selama Rubiales masih menjabat sementara seluruh staf kepelatihan Timnas Putri Spanyol memutuskan mundur.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








