Rencananya, laga matchday ketiga itu akan bergulir di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (16/11/2023) malam pukul 19.00 WIB. Indonesia wajib menang jika ingin mengamankan tiket babak selanjutnya.
Selain itu, pelatih berusia 47 tahun tersebut juga menilai bahwa mentalitas pasukannya sudah lebih baik di banding laga pertama saat menghadapi Ekuador.
Setelah melewati dua laga penyisihan Piala Dunia U17, Iqbal Gwijangge dan kolega dinilai semakin lebih percaya diri karena mereka yakin mampu bersaing dengan tim-tim lainnya.
Menilik laga pertama, fisik skuad Garuda Muda menjadi sorotan banyak pihak. Namun hal itu sudah sedikit berkurang di laga kedua melawan Panama pada Senin (13/11/2023) silam.
Kemajuan di laga kedua, dikatakan Bima, mungkin karena tekanan yang dihadapi pasukannya tidak seberat saat menghadapi Ekuador di laga pembuka.
"Kemarin alhamdulillah ya progress mereka, enggak ada yang kram seperti di pertandingan pertama.
Pengaruhnya juga mungkin karena pertandingan pertama pressure-nya sangat tinggi dari lawan," kata Bima.
"Hari ini, dan kemarin kita sudah recovery juga setelah pertandingan kita langsung ice bath, kemarin juga pemain langsung pagi form roller lalu massage, saya pikir kondisi mereka sudah lebih baik."
Selain itu semua pemain juga dalam keadaan siap dan tidak ada yang menderita cedera. Siapapun yang tampil dipastikan akan mengeluarkan 100 persen kemampuannya.
Indonesia sementara ini berada di peringkat tiga grup A dengan koleksi dua poin. Unggul satu poin dari Panama yang ada di dasar klasemen.
Sedangkan di tempat pertama ada Ekuador dengan koleksi empat poin. Mengekor di bawahnya Maroko dengan koleksi tiga poin, hasil dari kemenangan di laga pembuka kontra Panama.[]
Liputan ini didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.